SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Serang Syafrudin sebut bantuan beras 10 kilogram yang diberikan kepada warga miskin atau keluarga penerima manfaat (KPM), dapat membantu pengentasan kemiskinan.
Sebab, selama kemarau panjang yang sudah berlangsung sekitar dua bulan kemarin membuat harga beras di pasaran naik.
Syafrudin mengatakan, bantuan beras 10 kilogram itu merupakan tahap kedua, yang sudah disalurkan sejak bulan September 2023 kemarin.
“Pembagian bantuan ini yang kedua, yang pertama itu di bulan September. Rencananya mudah-mudahan sampai 6 bulan untuk masyarakat Kota Serang,” ujar Syafrudin, Rabu 11 Oktober 2023.
Syafrudin menjelaskan, bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu pengentasan kemiskinan, gizi buruk dan stunting yang ada di Kota Serang.
“Selain itu penanggulangan pengendalian inflasi, karena harga beras sekarang masih naik. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan pemerintah, harga beras menjadi stabil,” katanya.
Syafrudin menuturkan, kenaikan harga beras yang tak kunjung turun ini akibat dampak dari kemarau panjang atau dampak fenomena El Nino.
“Dimaklumi harga beras lagi naik karena saat ini musim kemarau. Mudah-mudahan bulan ini turun hujan dan para petani bisa menanam padi kembali. Salah satu dampak el Nino maka pemerintah pusat melalui pemerintah daerah memberikan bantuan khusus beras,” ucapnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aditya











