CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Anggota DPRD Kota Cilegon Rahmatulloh menyebut lelang jabatan eselon dua terlalu lambat.
Rahmatulloh mempertanyakan performa Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan tinggi Pemkot Cilegon tersebut.
“Terlalu lambat, hasil pansel ini emangnya akan menghasilkan SDM seperti apa kualitasnya?” ujar Rahmatulloh, Senin 16 Oktober 2023.
Rahmatulloh bahkan menyinggung soal kualitas SDM yang akan dilahirkan dari proses lelang tersebut.
“Hasilnya akan segitu-gitu juga kok, Saya sudah bisa membaca kualitasnya ketika diundang DPRD untuk melakukan hearing dengan komisi atau dengan Badan Anggaran juga sebatas itu saja kemampuannya,” paparnya.
Bahkan jika beradu argumen dengan DPRD, lanjut Rahmatulloh, banyak juga yang tidak bisa menjelaskan dengan keilmuannya atau dengan bidang yang digawangi.
Diketahui, Pemkot Cilegon saat ini sedang melelang sejumlah jabatan eselon dua atau kepala OPD.
Pemkot Cilegon sedang melakukan open bidding terhadap sejumlah jabatan kepala OPD.
Di antaranya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Kemudian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kepala Dinas Pemuda Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).
Selanjutnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Sampai saat ini proses seleksi belum selesai. Padahal jika mengacu pada agenda tahapan seleksi yang telah ditetapkan oleh Pansel, seharusnya seluruh tahapan selesai pada Juli 2023.
Diketahui seluruh tahapan seleksi telah selesai, dan saat ini tinggal menunggu Pansel menetapkan tiga besar untuk masing-masing jabatan yang dilelang. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agung S Pambudi











