CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah jabatan di Pemkot Cilegon masih kosong alias tanpa pejabat depinitif.
Belum lama ini, Walikota Cilegon, Helldy Agustian, melantik 10 pejabat eselon II hasil open bidding serta rotasi.
Paska pelantikan dan rotasi itu, ada sekira sembilan jabatan eselon II dan eselon III yang alami kekosongan.
Jabatan itu, di antaranya, Kepala Dinas Perumahan Dan Permukiman (Perkim), Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), dan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
Jabatan lainnya, Kabag Umum pada Sekretariat DPRD Cilegon, Kabid Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bapedalitbang Kota Cilegon.
Menanggapi deretan jabatan yang alami kekosongan itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Cilegon, Masduki, mendesak Pemkot Cilegon untuk segera menyikapi persoalan tersebut.
Menurut Masduki, hal itu harus segera disikapi karena bisa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau pejabatnya merangkap dan saat dibutuhkan tidak ada, itu kurang bagus,” ujar Masduki, Jumat, 10 November 2023.
Masduki mendorong Pemkot Cilegon untuk segera melakukan rotasi dan mutasi untuk menambal kekosongan jabatan tersebut.
Menurutnya, jangan sampai tahun depan deretan kekosongan jabatan masih ada di tubuh Pemkot Cilegon.
“Selain merangkap jabatan ada juga yang akan pensiun, artinya ini sudah mendesak, kalau dibiarkan terlalu lama kurang bagus, dan itu memang kewenangan Walikota,” ujar Masduki.
Masduki menilai, jika tidak dilakukan mutasi maka roda organisasi pemerintahan dipastikan terhambat, apalagi selama ini dirinya menerima informasi mengenai jumlah pegawai yang pensiun.
“Banyak yang harus dievaluasi, untuk itu kami meminta secepatnya agar mutasi dilakukan supaya pelayanan dan kinerja tidak terganggu,” tuturnya. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











