TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Desa Tanjung Burung yang berada di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang menjadi wilayah paling hilir di Kabupaten Tangerang. Dimana, wilayah tersebut menjadi langganan banjir jika ada kiriman air dari Bogor melalui sungai Cisadane.
Kepala Desa Tanjung Burung Idris Efendi mengatakan, desanya selalu menjadi korban banjir jika debit air di Sungai Cisadane naik. Kenaikan debit air tersebut dikarenakan adanya kiriman air dari Bogor karen hujan di sana cukup deras.
“Seperti kejadian kemarin Pak, di mana wilayah Desa Tanjung Burung ini mengalami banjir karena terjadi kiriman air dari Bogor yang mengakibatkan air menjadi meluap ke wilayah kami,”ungkapnya, Kamis, 16 November 2023.
Meskipun demikian, kejadian banjir kemarin sudah bisa teratasi dengan baik. Pukul 12.00 kemarin siang sudah mulai berangsur surut. Sebab air laut pasang hingga pukul 11.00 kemarin.
“Alhamdulillah hari ini sudah surut secara keseluruhan,”ucapnya.
Idris mengungkapkan, sebelum air Sungai Cisadane debitnya tinggi dari hulu, dirinya sudah mewanti-wanti tiga jam sebelum air tiba di Desa Tanjung Burung agar masyarakatnya waspada.
Namun katanya, untuk antisipasi banjir kiriman. pihaknya telah menyediakan tiga pompa penyedot air yang berada di RT 14, RT 15 dan RT 16.
“Ketiga pompa penyedot air tersebut bisa menyedot air banjir kiriman, dan sangat membantu,”katanya.
Idris berharap kepada Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC) mempercepat perbaikan tanggul Sungai Cisadane di RT 06 dipercepat, serta perbaikan tanggul di lintasan Sungai Cisadane yang berada di RT 14, RT 15 dan RT 16 Desa Tanjung Burung.
“Semoga BBWSCC bisa melakukan perbaikan tanggul tersebut secepatnya, karena jika dibiarkan terlalu lama, takutnya desa kami akan menjadi korban banjir kiriman lebih dari ini,”tukasnya.
Reporter: Mulyadi
Editor : Aas Arbi











