“Dengan adanya diskusi ini semoga menjadi salah satu alternatif, untuk mengedukasi masyarakat khususnya anak muda akan bahaya nya judi slot. Dan saya berharap melalui diskusi ini yang bekerja sama dengan narasumber kompeten seperti pengamat hukum, pihak Kampus STISIP Banten Raya, bisa secara bergerak berjamaah dalam upaya memberantas persoalan serius ini (judi online),” katanya.
Founder Rumah Prestasi M Khadafi Mauludin menegaskan, kalau dirinya merasa miris melihat generasi muda saat ini banyak yang kecanduan bermain judi online.
“Generasi muda seharusnya menjadi harapan bangsa, dengan prestasi-prestasi yang membanggakan. Bukan malah menjadi korban bermain judi slot,” katanya.
Sekretaris Pokja Wartawan Pandeglang, Ade Taufik menambahkan, dirinya kerap kali memberitakan persoalan-persoalan korban judi online yang sudah merambah di semua lini usia.
“Judi online saat ini tidak lagi memandang usia. Hampir seluruh kalangan menjadi korbannya, dan ini perlu menjadi perhatian serius bagi seluruh masyarakat untuk merubah stigma kemajuan teknologi agar bisa produktif untuk kebaikan generasi penerus bangsa,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











