CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon menggelar penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi warga binaannya, Sabtu, 9 Desember 2023.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran warga binaan terkait pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan guna mendukung upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup di dalam penjara.
Penyuluhan PHBS yang digelar di blok hunian warga binaan ini dihadiri oleh Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Binadik), Moch Yudha Triwangga; Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat), Rilo Restu Prambudi; serta didampingi oleh narasumber dr. Emyke Fitria Ambarwati beserta para tenaga kesehatan Klinik Pratama Lapas Cilegon.
Dalam penyampaiannya, dr Emyke memberikan pemahaman tentang pola makan seimbang, pentingnya olahraga rutin, dan pencegahan penyakit menular, serta praktik kebersihan pribadi yang baik.
Selanjutnya, mengedepankan pemahaman dan praktik hidup sehat sebagai landasan utama bagi kesejahteraan warga binaan. PHBS bukan hanya tentang kebersihan fisik saja, tetapi mencakup juga aspek kesehatan mental, pencegahan penyakit menular, dan manajemen lingkungan.
“Kami jelaskan pentingnya menjaga kebersihan pribadi baik melalui praktik mandi teratur, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga kebersihan gigi sebagai langkah dasar upaya dalam pencegahan penyakit,” katanya.
“Kami juga memberikan informasi tentang pentingnya mengonsumsi air bersih dan cara mengamankannya, serta memberikan dan cara mengamankannya panduan terkait pola makan sehat untuk mendukung kesehatan tubuh,” imbuhnya.
Kasi Binadik pada Lapas Cilegon, Moch. Yudha Triwangga, menyampaikan pentingnya melibatkan warga binaan dalam upaya menjaga kesehatan dan kebersihan.
“Karena kesehatan itu hak bagi setiap individu, termasuk warga binaan di Lapas Cilegon. Makanya dengan kita memberikan penyuluhan ini, kami harap mereka dapat lebih sadar dan menerapkan pola hidup sehat, bahkan di dalam lingkungan penjara sekalipun,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga mencakup upaya peningkatan pemahaman mengenai pencegahan penyakit menular, terutama dalam situasi tertutup seperti di dalam kamar blok hunian. Petugas kesehatan memberikan informasi tentang cara mencegah penularan penyakit, kebersihan sanitasi, dan langkah-langkah pencegahan lainnya.
Warga binaan yang hadir merespon positif kegiatan ini, menganggapnya sebagai peluang untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan dan kebersihan. Beberapa diantara WBP pun berencana untuk mengimplementasikan pola hidup sehat yang mereka pelajari saat menjalani masa tahanan maupun setelah bebas nantinya.
Sementara itu, Kepala Kepala Cilegon, Yosafat Rizanto, memberikan pernyataan mengenai keberhasilan kegiatan penyuluhan PHBS. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya Lapas Cilegon untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga binaan di dalam Lapas Cilegon.
“Melalui kegiatan ini, kami harap warga binaan dapat mengaplikasikan perilaku hidup sehat sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari, kesehatan dan kebersihan bukan hanya hak setiap individu, tetapi juga merupakan faktor kunci dalam pembinaan,” harapnya. (*)
Reporter: Rajudin
Editor: Agus Priwandono











