SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Sejumlah formasi tidak terisi dalam pengisian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Atau (PPPK) pada tahun ini. Formasi tersebut yaitu untuk jabatan perencana di kecamatan dan jabatan dokter spesialis untuk di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang Surtaman mengatakan pelaksanaan seleksi PPPK untuk tenaga teknis dan tenaga kesehatan sudah diumumkan.
Hasilnya ada sebanyak 250 orang yang dinyatakan lolos dan akan mengisi formasi sebagai PPPK di Kabupaten Serang dan ditargetkan akan mulai bekerja di awal tahun.
“PPPK sudah beres sudah diumumkan. Yang sudah diumumkan lulus 175 untuk nakes dan 75 tenaga teknis. Bekerja ditargetkan berdasarkan tahapan per tanggal 1 Januari. Gimana BKN karena SK-nya dari sana,” katanya, Selasa 19 Desember 2023.
Ia menjelaskan, ada sejumlah jabatan yang tidak terisi dalam pelaksanaan seleksi PPPK untuk tahun ini. Jabatan tersebut yakni untuk perencana di kecamatan dan dokter spesialis.
“Ada yang kosong, terutama jabatan perencana di kecamatan banyak yang tidak lulus, dari 29 kecamatan itu ada yang kosong karena tidak memenuhi passing grade,” katanya.
Sementara itu, untuk formasi dokter spesialis tidak terisi karena para pelamar tidak lolos pada tahapan seleksi administrasi. “Lalu di RSDP untuk dokter spesialis, di situ mereka yang mendaftar tidak lulus seleksi administrasi karena minimal 3 tahun pengabdian untuk dokter spesialis itu,” imbuhnya.
Pihaknya akan mengosongkan sementara jabatan tersebut sampai dengan pelaksanaan seleksi kembali dilaksanakan di tahun depan. “Yang kosong dibiarkan karena tidak ada yang lulu, seleksi akan dilakukan di tahun depan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk formasi tenaga pendidikan, belum ada pengumuman dari Kemendikbud terkait mereka yang lolos dalam seleksi PPPK 2023.
Sementara itu untuk formasi pada tahun depan, pihaknya memperkirakan akan membuka sebanyak 400 formasi baik di tenaga kesehatan, tenaga teknis dan tenaga pengajar. Angka tersebut diambil guna untuk menutupi jumlah pegawai yang pensiun di Kabupaten Serang.
“Kita rumusnya menutupi angka pensiun saja, tahun depan ada sekitar 400 orang yang pensiun jadi tahun depan sekitar 400 orang yang direkrut,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramadhani
Editor : Aas Arbi











