SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang pria asal Perumahan Puri Delta Kiara, Blok DF Nomor 01, RT 009, RW 006, Kelurahan Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang ditemukan tewas gantung diri, Rabu malam, 20 Desember 2023.
Diduga penyebab pria bernama Dikdik Taupan (32) itu nekat mengakhiri hidupnya karena enggan bercerai dengan istrinya.
Kapolsek Walantaka Iptu Juwandi mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh istrinya berinisial LI (29) sekira pukul 19.00 WIB. Ketika itu karyawan pabrik sepatu ini masuk ke dalam rumah dan melihat suaminya dalam kondisi tergantung di depan pintu kamar.
“Ditemukan semalam sekira pukul 19.00 WIB oleh istrinya,” ujar Juwandi, Kamis 21 Desember 2023.
Melihat kondisi suaminya sudah tergantung, LI lantas panik dan melaporkannya kepada warga. Warga yang mendapat informasi tersebut lantas berdatangan ke lokasi dan melaporkannya ke polisi.
“Selanjutnya tim inafis Polresta Serang Kota melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan membawa jenazah ke RS Bhayangkara Polda Banten,” kata Juwandi didampingi Kasi Humas Polresta Serang Kota AKP Iwan Sumantri.
Dari keterangan istrinya, Juwandi menjelaskan, motif Dikdik Taupan nekat mengakhiri hidupnya tersebut diduga karena masalah keluarga. Sebelum ditemukan tewas, Dikdik Taufan hendak bercerai.
“Korban ini pernah ngirim chat WhatsApp kepada istrinya kalau dia (istrinya) enggak mau rujuk lebih baik dia (korban) mati saja,” ungkapnya.
LI yang mendapat pesan itu sempat khawatir. Isi pesan tersebut oleh perempuan asal Kampung Sindangraksa, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka itu kemudian disampaikan kepada kedua kakak kandung korban.
“Istrinya ini tahu karakter korban, ia lantas menyampaikan pesan korban ini kepada kedua kakaknya. Setelah pulang kerja, LI ini kemudian pulang ke rumah korban dan menemukan suaminya sudah meninggal dunia,” tutur mantan Kanit PPA Polres Serang ini.
Reporter: Fahmi
Editor : Aas Arbi











