SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan melakukan penutupan atau penyegelan terhadap tempat hiburan malam (THM) yang berada di Kota Serang pada pekan depan, atau maksimal hingga awal tahun 2024.
Bahkan, Pemkot Serang mengaku tim gabungan tengah mempersiapkan, dan akan berkoordinasi dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), ulama, serta masyarakat untuk dilakukan penyegelan terhadap THM.
Asisten Daerah (Asda) I Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Serang Subagyo menjelaskan, rencana penyegelan terhadap THM tersebut sesuai dengan kesepakatan bersama tim gabungan.
“Hanya mungkin kami ingin bareng-bareng bersama Forkopimda dan ulama. Nanti nunggu waktu, mungkin di Januari ada penutupan dan penyegelan,” ujarnya, Kamis 28 Desember 2023.
Dikatakan Subagyo, para pengusaha THM di Kota Serang sebelumnya sudah bersepakat untuk menutup usahanya secara mandiri, hingga waktu paling lambat akhir tahun 2023.
“Makanya, kami akan pantau. Kalau sampai minggu depan masih buka, artinya mereka melanggar komitmen,” jelasnya.
Menurutnya, berdasarkan hasil rapat serta persetujuan antara Pemkot Serang dan sejumlah pihak terkait, para pengusaha THM sudah berjanji akan menutup usahanya pada akhir tahun ini.
Namun, apabila pengusaha THM masih membandel, Pemkot Serang bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Forkopimda termasuk aparat kepolisian akan melakukan penyegelan.
“Ya, kalau mereka masih buka, kami akan melakukan penutupan, karena kesepakatannya mereka berjanji hingga akhir tahun 2023. Untuk waktunya kami akan koordinasikan dengan forkopimda dan ulama agar ikut memantau,” ucapnya.
Pihaknya mengaku, sudah mengirimkan surat penutupan kepada pengusaha THM melalui Satpol PP. Kemudian, kata dia, Pemkot Serang mengajak seluruh unsur, termasuk TNI/Polri, tokoh agama serta ulama dan masyarakat, untuk bersama-sama melakukan penyegelan THM di Kota Serang.
“Tapi secara legal untuk penyegelan dan penutupan nanti akan dilakukan bersama-sama, mulai dari forkopimda, ulama, hingga masyarakat. Karena ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi semua pun punya tanggung jawab itu,” ujarnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aditya











