TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Kecamatan Pamulang masuk tiga wilayah dengan kasus stunting terendah di Kota Tangsel.
Kasus stunting tertinggi di Tangsel berurutan diduduki Kecamatan Setu, Kecamatan Ciputat Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kecamatan Serpong, Kecamatan Pamulang, Kecamatan Serpong Utara, dan Kecamatan Ciputat.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Lilis Suryani, mengatakan, prevalansi stunting di Kecamatan Pamulang 0,61 persen, dengan Kelurahan Kedaung sebagai kelurahan dengan angka tertinggi 1,66 persen.
Lilis mengatakan, meski masuk dalam tiga kecamatan dengan kasus stunting terendah, kasus stunting Kecamatan Pamulang dari tahun 2023 ke tahun 2024 mengalami kenaikan.
Tahun 2023, kasus stunting di angka 149 dan tahun 2024 di angka 157.
“Kemarin kita juga sudah validasi ternyata memang ada kasus-kasus yang baru. Kasus yang baru inilah nantinya akan diintervensi,” ujar Lilis dalam acara Rembuk Stunting Tahap I di Aula Kecamatan Pamulang, Rabu, 7 Februari 2024.
Menurut Lilis, secara grafik, di Kecamatan Pamulang terdapat dua kelurahan mengalami kenaikan kasus, yakni Kelurahan Kedaung dan Kelurahan Bambu Apus.
“Tapi tidak perlu khawatir, karena ini menunjukkan surveilansnya jalan,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Camat Pamulang, Mukroni mengatakan, pihaknya akan terus berupaya menekan angka stunting di Kecamatan Pamulang.
Menurutnya, seluruh pihak harus dilibatkan dalam menangani kasus stunting ini, mulai dari kecamatan, kelurahan, pendamping keluarga, dan seluruh elemen masyarakat. (*)
Editor: Agus Priwandono











