SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang akan memasang alat penguat sinyal di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang masuk dalam kategori blank spot.
Hal itu guna memastikan agar nantinya pelaksanaan pemilu di Kabupaten Serang dapat perjalan lancar dan dapat menggunakan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) saat penghitungan suara.
Kepala Diskominfosatik Kabupaten Serang Haerofiatna mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemasangan di titik-titik yang mengalami kesulitan sinyal di 10 kecamatan di Kabupaten Serang.
“Kami sudah menyiapkan alatnya sejak hari Rabu untuk menangani 63 titik blank spot yang tersebar di 10 Kecamatan,” katanya, Minggu 11 Februari 2024.
Ia mengaku terdapat beberapa kendala yang terjadi saat upaya pemasangan alat penguat sinyal di TPS seperti kondisi cuaca, medan yang cukup terjal dan luas wilayah kabupaten Serang yang cukup jauh menjadi tantangan tersendiri.
“Terutama di pulau panjang yang jangkauannya cukup jauh. Selain itu, waktu yang pendek cuma empat harian ini harus selesai dengan cepat dan maksinal,” tegasnya.
Ia mengaku, dari 63 lokasi TPS yang mengalami blank spot, hanya menyisakan sekitar enam TPS lagi yang belum terpasang alat penguat sinyal. Ke enam TPS tersebut berada di kecamatan Bojonegara.
“Yang belum satu kecamatan yaitu Bojonegara karena kita terkendala alat. Kemarin karena tanggal merah, toko alat penguat sinyal di Jakarta pada tutup,” tegasnya.
Kendati demikian, pihaknya memastikan jika alat penguat sinyal tersebut akan terpasan sebelum pelaksanaan pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada rabu 14 Februari 2024.
“Kita targetkan hari Senin ini kami tuntaskan 100 persen dan dapat digunakan. Karena di lapangan juga banyak permintaan internet,” pungkasnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











