SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Dua pendukung kubu pendukung calon legislatif (caleg) nyaris bentrok fisik di Desa Harendong, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. Beruntung keributan kedua kubu tersebut langsung diredam aparat kepolisian.
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat dini hari kemarin.
“Betul memang hampir terjadi gesekan dari dua kubu masa pendukung caleg di Jawilan, tapi kita sudah berhasil redam,” katanya, Sabtu 17 Februari 2024.
Condro menjelaskan, keributan kedua kubu tersebut dipicu adanya suara petasan yang dinyalakan di depan rumah caleg. Suara petasan tersebut kemudian mengundang emosi pendukungnya. Sebab diketahui petasan itu dinyalakan oleh pendukung caleg yang lain.
“Informasi yang dihimpun di lapangan hal tersebut dilakukan oleh masa pendukung caleg yang unggul sebagai selebrasi karena mengetahui suaranya unggul (dalam perhitungan suara-red),” ungkap pria asal Ponorogo, Jawa Timur ini.
Saat kedua kubu hendak terlibat bentrokan fisik, Condro dan anggotanya yang kebetulan berada di lokasi langsung meredamnya.
“Pada saat kejadian tersebut kita sudah perintahkan masa untuk membubarkan diri, memfasilitasi pihak yang merasa dirugikan untuk membuat laporan polisi dan melakukan patroli mobile di lokasi untuk memastikan masa tidak kembali lagi,” katanya.
Atas kejadian tersebut, Condro mengimbau kepada pendukung maupun simpatisan dari salah satu pasangan capres atau cawapres maupun caleg, untuk tidak melakukan euforia berlebihan, yang dapat mengganggu kondusifitas situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Serang.
“Kepada saudara – saudara pendukung salah satu paslon maupun caleg yang dinyatakan sebagai pemenang oleh real count maupun quick count, untuk tidak melakukan euforia kemenangan yang berlebihan, Mari kita jaga situasi yang kondusif pasca pencoblosan,” tutur perwira menengah Polri ini.
Reporter: Fahmi
Editor: Aas Arbi











