PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polsek Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang berhasil mengamankan empat remaja tanggung yang hendak melakukan perang sarung, Kamis 21 Maret 2024, sekitar pukul 01.00 WIB malam.
Kapolsek Mandalawangi AKP Bayu Triatmaka mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat adanya sekumpulan remaja yang diduga akan melakukan perang sarung, ketika berpatroli akhirnya empat remaja itu berhasil diamankan.
“Diduga mau perang sarung, kemudian petugas yang piket ke lokasi juga sedang patroli, kebetulan juga oleh masyarakat sudah dibubarkan, yah akhirnya kami amankan empat remaja itu ke Polsek,” ungkapnya saat dihubungi, Kamis 21 Maret 2024.
Dikatakannya, remaja tanggung itu memang sudah merencanakan untuk perang sarung melalui handphone.
“Kami juga berhasil mengamankan 1 buah handphone dan empat sarung, mereka itu umurnya dikisaran usia 14-17 tahun, yang dimana di handphone tersebut mereka janjian dengan kelompok lain untuk ketemuan di Kampung Leuwi putih, Desa Kurung Kambing tersebut untuk melakukan perang sarung,” katanya.
Ia melanjutkan, dua kelompok yang tengah berkumpul untuk melakukan perang sarung akhirnya tak terjadi berhasil digagalkan oleh polisi.
“Belum sempat terjadi perang sarungnya, karena masyarakat membubarkan remaja itu, dan kami mengamankan remaja tersebut,” lanjutnya.
Ia menyampaikan, dari tindakan yang telah diambil, polisi memanggil orangtua mereka dan tokoh kampung setempat, keempat remaja itu membuat surat pernyataan agar tak kembali melakukan aktivitas tersebut.
“Empat remaja itu sudah kami pulangkan ke orangtuanya masing-masing dengan perjanjian secara tertulis agar dikemudian hari tidak melakukan kembali, itu disaksikan para kades dan orangtuanya,” jelasnya.
AKP Bayu Triatmaka mengimbau kepada masyarakat dan peran serta orangtua agar memperhatikan anak-anaknya disaat malam hari, sehingga hal yang tak diinginkan tidak dapat terjadi.
“Lebih baik aktivitas yang positif, lebih baik mengaji atau mikra, atau membangunkan sahur dengan cara yang baik, sekitar pukul 10.00 WIB anak-anak harus sudah dirumah,” pungkasnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











