CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) kembali menggelar program mudik gratis. Tahun ini, ada 19 daerah tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera dengan menargetkan 40 bus untuk mengangkut pemudik ke kampung halamannya.
Seperti diketahui, dari 19 daerah tujuan mudik gratis itu, antara lain, di wilayah Jawa Barat meliputi Cirebon, Kuningan, Garut, Bandung, Tasikmalaya, dan Banjar.
Kemudian untuk Jawa Tengah di Tegal, Pekalongan, Semarang, Solo, Purwokerto, Wonosobo, dan Yogyakarta.
Sementara, untuk wilayah Jawa Timur, yakni Surabaya, Malang, dan Ngawi. Dan untuk tujuan Sumatera yakni, Lampung, Palembang, serta Padang.
Sekretaris Panitia Program Mudik Gratis Pemkot Cilegon, Fatur Sadely menyampaikan, pendaftaran mudik gratis akan dibuka pada tanggal 30-31 Maret 2024 di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon.
“Jadi 30 Maret itu untuk jurusan Jawa Barat dan Jawa Timur. Sedangkan, 31 Mare, kita buka untuk Jawa Tengah dan Sumatera,” katanya saat ditemui di kantornya, Kamis, 28 Maret 2024.
Dibukanya pendaftaran dua tahap itu, kata Fatur, untuk menghindari membeludaknya atau penumpukan pendaftar yang bakal mau mudik.
“Jadi kita buatkan dua tahap, saya harap masyarakat dapat mengetahuinya sehingga tidak terjadi kepadatan pendaftar karena kita buka secara offline di kantor Dishub,” katanya.
Fatur menjelaskan, bagi warga yang akan mengikuti program mudik gratis tersebut wajib membawa KTP dan KK (Kartu Keluarga) domisili Cilegon.
“Syarat itu wajib ditunjukkan saat pendaftaran nanti, karena memang program ini dikhususkan untuk warga Cilegon berapa pun jumlah keluarganya, tapi yang mendapatkan kursi hanya di atas usia tiga tahun,” katanya.
Ditambahkan Fatur, rencananya mudik gratis tersebut akan diberangkatkan pada 5 April 2024 di depan kantor Walikota Cilegon.
“Waktu keberangkatan rencananya kan di tanggal 5 April 2024 dan akan dilepas oleh pak Walikota Cilegon,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Perlengkapan Jalan, dan Pengujian Kendaraan pada Dishub Kota Cilegon, Pedrosio Apinto mengatakan, untuk kelancaran dan kenyamanan saat perjalan mudik, pihaknya juga mewajibkan semua kendaraan bus pada program mudik ini di uji kelayakannya.
“Baru enam bus yang kita cek, semuanya bagus, hanya satu bus saja yang ada kendala pada lampu sein-nya dan itu segera diperbaiki,” katanya. (*)
Editor: Agus Priwandono











