SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang akan menjadikan gedung Pusat Informasi Pariwisata (PIP) yang berada di Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang menjadi gedung pertunjukan seni budaya.
Hal itu dilakukan lantaran PIP dinilai sudah tidak relevan di zaman yang serba digital dan di tengah kemajuan teknologi informasi.
Saat ini informasi seputar wisata Anyer-Cinangka sudah dapat diakses melalui telepon genggam.
Kepala Disporapar Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya mengatakan, upaya tersebut dilakukan guna untuk memfungsikan gedung PIP agar tidak terbengkalai. Untuk itu pihaknya berencana bakal menjadikannya sebagai gedung pertunjukan seni budaya khas Kabupaten Serang.
Rencana itu diproyeksikan akan mulai dilakukan di tahun 2025. Nantinya akan ada penampilan kesenian khas Banten yang ditampilkan setiap dua minggu sekali setiap weekend atau hari libur.
“Rencana kita mulai tahun depan, karena tahun ini kita disibukkan dengan agenda lainnya, dan mudah-mudahan pertunjukan seni budaya bisa dijadikan agenda rutin. Pertunjukan itu bakal dibuka dua minggu sekali setiap hari libur, dan biaya masuknya gratis serta di sana juga akan ada UMKM,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 18 April 2024.
Saat ini, lanjut Anas, gedung PIP sedang direnovasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang untuk pembangunan pembangunan toilet dan tenda.
Adapun fungsinya nanti, sudah bukan lagi sebagai gedung informasi pariwisata bagi turis asing yang ingin berlibur ke pantai Anyer-Cinangka, melainkan menjadi tempat pertunjukan seni budaya sekaligus promosi UMKM.
“Sekarang ini sudah serba digital, karena semuanya lebih cenderung melihat handphone. Sehingga, kita menghidupkan seni budaya dan UMKM juga karena di sana banyak kios juga mudah-mudahan bisa dikolaborasi dengan paguron budaya di tahun depan,” ujarnya.
Ia mengaku pihaknya saat ini sudah memasarkan promosi melalui media sosial (medsos), seperti Instagram, website, Facebook dan lainnya agar kawasan Anyer-Cinangka dapat semakin dikenal.
Kemudian, jika kegiatan tersebut sudah berjalan selama dua bulan dan hasilnya banyak wisatawan yang datang, maka pihaknya bakal menjajaki kerjasama dengan hotel di wilayah pantai Anyer-Cinangka.
“Nanti pihak hotel, di resepsionisnya memberi tahu kepada wisatawan bahwa ada tempat pertunjukan seni budaya. Tapi, sementara ini kita bakal fokus ke atraksinya aja dulu dan gencar promosi di medsos,” pungkasnya. (*)
Reporter : Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aas Arbi











