SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin menyebut pemindahan rekening kas umum daerah (RKUD) dari Bank bjb ke Bank Banten membutuhkan perhitungan dan langkah-langkah yang efektif.
Peralihan RKUD menurutnya tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba, karena harus dilakukan secara step by step.
Nanang mengaku, pihaknya juga telah mengirimkan surat kepada BPD Banten Perseroda Tbk (Bank Banten) usai adanya SE Mendagri untuk kabupaten/kota di Provinsi Banten, dapat memindahkan RKUD ke Bank Banten.
“Kita bikin surat kepada pimpinan BPD Banten Perseroda Tbk. Isinya yang pertama, bahwa sesuai ketentuan Pasal 126 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah menegaskan, antara lain dalam rangka pengelolaan uang daerah atau BPKAD atau BUD membuka rekening kas umum daerah yang ditetapkan oleh kepala daerah,” ujar Nanang saat ditemui di Puspemkot Serang, Senin 22 April 2024.
Nanang mengatakan, Pemkot Serang juga memiliki persyaratan khusus apabila RKUD Kota Serang ingin dipindahkan ke Bank Banten. Salah satunya yaitu pembukaan rekening bagi para ASN di Pemkot Serang.
“Namun demikian, agar BPD Banten Perseroda Tbk untuk melakukan pembukaan rekening bagi ASN, PNS dan PPPK di lingkungan Pemerintahan Kota Serang sebanyak 5.359 orang,” katanya.
Menurutnya, Pemkot Serang juga harus mempersiapkan secara keseluruhan apabila RKUD Kota Serang akan dipindahkan dari Bank Bank bjb ke Bank Banten.
“Artinya permohonan persiapan ke arah pemindahan RKUD dari Bank bjb ke Bank Banten. Tentu juga proses peralihan ini tidak semerta pindahkan begitu saja. Misalnya gaji pegawai kita terbiasa di Bank bjb, sekarang harus merubah ke Bank Banten. Otomatis harus dilakukan penyesuaian lebih lanjut,” tuturnya.
“Terus yang kedua, banyak kita melakukan kontrak dengan pihak ketiga. Misalnya ada kegiatan lelang yang terbiasa dengan Bank bjb, otomatis rekeningnya harus dialihkan ke Bank Banten,” tambahnya.
Menurutnya, Pemkot Serang akan mendukung Bank Banten. Namun, hal tersebut harus diiringi berbagai persiapan yang matang.
“Tidak serta merta pindahkan begitu saja. Ditambah misalnya pembayaran PBB, sekarang kan sudah banyak ke Bank bjb, retribusi, pajak dan lain-lain ini harus ada peralihan juga. Sehingga kalau menurut saya, step by step begitu peralihan kita ubah, Bank Banten sudah siap. Baik dari sisi sitem maupun dari hal lainnya,” ujarnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











