SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Sebanyak 440 jamaah haji asal Kabupaten Serang yang sudah berangkat ke tanah suci diminta untuk menjaga kondisi kesehatan saat berada di tanah suci.
Pasalnya, ada perbedaan terutama dalam kondisi cuaca antara di Indonesia dengan kondisi di tanah suci.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang, Muhtadi mengatakan, pada kloter pertama Kabupaten Serang ada sebanyak 440 jamaah haji yang sudah berangkat ke tanah suci dari total 1.301 jamaah yang akan diberangkatkan.
“Untuk kloter kedua insya Allah nanti berangkat tanggal 28 Mei berjumlah 440 jamaah. Untuk Kabupaten Serang Insya Allah ada 4 kali pemberangkatan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 17 Mei 2024.
Ia mengatakan jika mayoritas jamaah haji yang sudah berada di tanah suci dinyatakan dalam kondisi sehat.
Namun demikian, pihaknya meminta agar jamaah yang sudah berada di tanah suci untuk menjaga kesehatannya dengan menjaga pola makan dan meminimalisir untuk bepergian di luar ruangan ketika tidak sedang beribadah.
“Alhamdulillah para jamaah kita dari kesehatan layak terbang dan sehat tinggal para jamaah selalu menjaga kesehatan, istirahat yang cukup, menjaga pola makan supaya nanti beribadah dengan tenang,” tegasnya.
Menurutnya, hal itu penting dilakukan lantaran kondisi cuaca antara Indonesia dan di Arab Saudi sangat berbeda. Sehingga jamaah diharapkan untuk tidak terlalu sering untuk beraktifitas di luar ruangan.
“Di Saudi Arabia itu kan beda, suhunya panas di sana dengan suhu panas itu jamaah jangan banyak keluar, usahakan ketika keluar untuk hal-hal penting saja seperti ibadah. Untuk suhu di sana dari 40 sampai 48 derajat, itu sudah luar biasa pak keluar jendela saja terasa panasnya,” jelasnya.
Ia pun meminta agar jamaah haji agar memperbanyak minum agar mereka tidak dehidrasi. “Disarankan juga banyak meminum air putih jangan banyak meminum yang soda-soda. Biar nanti badan tetap fit sirkulasi tubuh juga tetap sehat,” tegasnya.
Sementara itu, untuk memastikan agar jemaah haji yang berusia lanjut dalam kondisi prima saat beribadah, pihaknya menjadwalkan pemberangkatan untuk jamaah berusia lanjut pada kloter terakhir. Hal itu agar nantinya mereka tidak terlalu lama menunggu beribadah.
“Nantinya yang usia lanjut akan kita berangkatkan di pemberangkatan akhir supaya mereka ketika berangkat langsung ke Saudi Arabia tidak ke Madinah lagi supaya langsung Mereka melaksanakan ibadah haji yang wajib. Untuk yang sepuh ini sangat kita prioritaskan tentunya ada pendamping yang mendampingi supaya ibadah haji mereka juga lancar,” tegasnya.
Sementara itu Kasubag Kesra Kabupaten Serang Firmansyah yang juga menjadi tim pembimbing haji mengaku, kondisi kesehatan jamaah haji yang ada di Madina dalam kondisi baik-baik saja.
“Posisi kita masih di Madinah belum ke Mekah, alhamdulilah kondisi jamaah untuk saat ini dan semoga seterusnya kondisinya baik baik semua,” katanya.
Saat ini, pihaknya mengaku fokus menjaga jamaah haji terutama yang berusia lanjut. Hal itu agar nantinya jamaah bisa beribadah dengan nyaman. “Pada kloter pertama Kabupaten Serang paling tua ada yang berusia 94 tahun. Kita petugas intens mengawal lansia,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











