SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Banten meminta agar Pemkot Serang dapat menyelesaikan penginputan data Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) di bulan Juni 2024.
Soalnya, pemerintah pusat menargetkan agar seluruh pemerintah daerah dapat menyelesaikan program penginputan data E-PPGBM sebesar 95 persen.
“Kalau hasil dari E-PPGBM itu kita sudah jauh dari 14 persen, bahkan di tingkat provinsi itu hanya 4,5 persen. Namun, tantangannya cakupan yang hadir di Posyandu melalui itu harus mencapai 95 persen,” ujar Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Banten, Rusman Efendi, Kamis 20 Juni 2024.
Dia mengatakan, Kota Serang dalam melaksanakan percepatan penurunan stunting melalui kegiatan intervensi cegah stunting selama bulan Juni 2024, sudah mencapai 56,68 persen berdasarkan data dari E-PPGBM.
“Tim percepatan penurunan stunting melakukan kegiatan intervensi serentak cegah stunting dilaksanakan selama satu bulan. Selama bulan Juni ini, luar biasa hari ini saja tadi sudah disampaikan oleh Pak Pj bahwa ini baru tanggal 20, kita (Kota Serang) sudah mencapai 56,68% tadi. Dan angka stuntingnya berapa hasil yang ini hanya 4,1 persen,” katanya.
Pihaknya mengaku, Kota Serang optimis bakal mencapai target 95 persen sesuai dengan target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Artinya kita yakin tadi Pak PJ Walikota juga sudah menyebut sangat yakin, dengan hasil dari kegiatan intervensi serentak ini nanti menghasilkan cakupannya juga di atas 95 persen, hasil stuntingnya juga jauh Insya Allah di bawah 14 persen,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











