SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Anggota Komisi IV DPRD Banten Ali Nurdin menyesalkan adanya pembiaran kosongnya puluhan jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Ali mengatakan, pembiaran itu tentunya tidak boleh terjadi. Sebab, hal itu akan menghambat karir dari para pegawai, khususnya mereka yang di ‘double job’ kan demgan menjadi Pejabat sementara (Plt).
“Seorang pegawai jika diberikan dua atau tiga jabatan sekaligus, maka dia tidak akan maksimal kerjanya. Contohnya kamu di Radar Banten, ditugaskan di pemerintahan, juga di Polda. Nah kan nanti kamu enggak bisa fokus jadinya,” kata Ali saat dihubungi, Kamis 22 Agustus 2024.
Ali mengatakan, pihaknya sedari awal mendorong agar Pemprov Banten untuk menyelesaikan masalah kekosongan jabatan, bukan malah menambahnya.
“Kami terus mendorong agar kekosongan ini segera diisi, jangan sampai malah menghambat karir pegawai. Karena mereka juga kan ingin berkarir,” katanya.
“Penjabat (Pj) Gubernur juga kan tidak langsung jadi Pj, tapi dari ASN biasa dulu. Baru naik secara berjenjang,” sambungnya.
Politisi NasDem ini pun lantas menyoroti jika memang kekosongan puluhan jabatan ini dibiarkan guna efisiensi anggaran. Ali menyebut, jika ingin melakukan efisiensi, harusnya Pemprov Banten melakukan efisiensi terhadap program yang kurang berdampak kepada masyarakat.
“Jangan bicara efisiensi, jangan. Kalau mau dikurangin makan minum, atau belanja alat tulis. Jangan malah membebani pegawai, segera buka open bidding, jika ada pejabat yang sudah layak untuk mengisi kekosongan, maka tempatkan saja, atau promosikan saja,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: AGung S Pambudi











