• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Tutorial

Sering Mendaki Gunung, Ini Tips yang Diberikan Dosen Untirta M Fakhrudin kepada Pemula

Fahmi by Fahmi
Sabtu, 7 September 2024 13:38
in Tutorial, Umum
Sering Mendaki Gunung, Ini Tips yang Diberikan Dosen Untirta M Fakhrudin kepada Pemula

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mendaki gunung merupakan hobi yang tidak terpisah dari M Fakhrudin. Dosen dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) ini mengaku sudah menaklukkan berbagai gunung di Indonesia. 

Mendaki gunung adalah hobi yang telah dilakukan oleh pria asal Malingping, Banten ini sejak masih siswa sekolah dasar atau SD. Ketika itu, sudah beberapa kali mendaki bukit-bukit kecil yang ada di kampungnya. “Awalnya sejak SD, saya mulai daki bukit-bukit kecil,” ujarnya, Sabtu, 7 September 2024.

RelatedPosts

Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Selasa, 15 September 2026 08:15
Mayat Laki-laki Ditemukan di Pulau Enggano, Polda Banten Tunggu Hasil Identifikasi DNA

Mayat Laki-laki Ditemukan di Pulau Enggano, Polda Banten Tunggu Hasil Identifikasi DNA

Selasa, 15 September 2026 08:08
Nelayan Sempat Lihat Speedboat Pengangkut Rombongan Wartawan Sebelum Hilang

Nelayan Sempat Lihat Speedboat Pengangkut Rombongan Wartawan Sebelum Hilang

Senin, 14 September 2026 06:55
Barang Temuan Dipastikan Bukan dari Kapal yang Ditumpangi Rombongan Jurnalis 

Barang Temuan Dipastikan Bukan dari Kapal yang Ditumpangi Rombongan Jurnalis 

Minggu, 13 September 2026 10:21

Pria yang akrab disapa Fakhru ini mulai aktif mendaki gunung sejak 2018. Awalnya, ia mendaki tiga gunung yang di Banten. Gunung itu yakni Pulosari, Karang dan Aseupan. “Awalnya daki gunung yang ada di Banten itu seperti Gunung Karang, Gunung Aseupan dan Pulosari,” kata alumnus Universitas Al Azhar Kairo ini. 

Seakan bosan dengan gunung yang ada di Banten, Fakhru mulai mendatangi gunung lain di wilayah Indonesia seperti di wilayah Jawa, Lombok dan Bali. Di sana, Fakhru mulai menemukan berbagai macam tantangan untuk ditaklukkan. 

“Saya pernah ke Gunung Ciremai, Merbabu, Agung, Semeru, Rinjani dan gunung lain di Indonesia. Terakhir di Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat,” ungkap dosen jurusan ekonomi syariah ini. 

Fakhru mengatakan, untuk mendaki gunung tersebut diperlukan persiapan yang matang. Sebab, pendakian gunung sangat menguras energi. Untuk itu diperlukan persiapan berupa olahraga baik itu angkat beban dan lari. 

“Angkat beban ini perlu dilakukan karena itu membawa barang bawaan, beratnya bisa sampai 15 kilogram. Kalau lari, untuk fisik agar benar-benar kuat selama perjalanan, minimal sebulan kita persiapan,” katanya. 

Diakui Fakhru, untuk mendaki gunung di luar daerah Banten biasanya memerlukan waktu lebih dari dua hari. Gunung Agung di Bali misalnya, gunung dengan ketinggian 3.142 MDPL itu ditempuh dengan waktu selama tiga hari. “Kalau kita Gunung Rinjani memerlukan waktu hingga empat hari pendakian,” katanya. 

Untuk menaklukkan gunung-gunung tinggi tersebut, Fakhru tidak seorang diri. Ia bersama tim yang dinamai From Zero to Thousands -MASL-. Timnya ini secara bersama-sama akan saling dukung satu sama lain. 

“Kita enggak bisa sendiri, harus bareng-bareng kompak. Kita enggak tahu kejadian apa yang bisa terjadi di gunung. Sebab, kita pernah menemukan pendaki yang ditinggalkan oleh temannya karena kakinya tekilir. Akhirnya, kita bantu untuk turun ke bawah,” kenangnya. 

Diakui Fakhru, hobi mendaki gunung bukan hobi yang mudah. Bahkan, hobi itu dapat mengancam jiwa. “Di Gunung Rinjani, pernah ada orang Finlandia yang terjatuh dan meninggal dunia. Selain itu, di gunung bisa menyebabkan hipotermia yang juga dapat menyebabkan orang meninggal dunia,” katanya. 

Karena hobi naik gunung berbahaya, maka sambung Fakhru perlu persiapan matang dan kerja sama dengan tim. Ia pun menyebut beberapa tips yang harus dilakukan agar mendaki gunung dapat selamat sampai tujuan. 

“Yang pertama itu perbekalan kita harus sudah siap semua, nikmati perjalanan dan jangan cepat ingin sampai. Kemudian, istirahat yang cukup dan tentunya fisik harus siap. Selain itu juga harus hati-hati saat pendakian,” katanya. 

Saat mendaki gunung, pendaki kata Fakhru juga harus memperhatikan kearifan lokal yang ada di sana. Sebab, beberapa kejadian mistis pernah terjadi seperti tersesat di jalur pendakian. “Kearifan lokal disana harus dihormati seperti tidak boleh melanjutkan pendakian saat magrib,” katanya. 

Fakhru mengungkapkan, meski hobi mendaki gunung berbahaya dan menguras energi, namun hal itu akan terbayarkan dengan keindahan alam yang ada di pegunungan. Panorama alam di pegunungan diakuinya membuat mata akan terpana.

“Kepuasan kita itu hanya keindahan alamnya. Menurut saya dan orang juga, gunung yang indah di Indonesia itu, Gunung Rinjani. Disana sangat lengkap, ada view alam mempesona seperti sunset, sunrise, air terjun dan safananya. Selain itu, disana juga ada tempat untuk memancing,” katanya. 

Fakhru mengungkapkan, dirinya saat ini berencana untuk mendaki Gunung Kerinci di Jambi. Ia mengagendakan pendakian itu pada tahun depan. “Insya Allah tahun depan ke Gunung Kerinci, mudah-mudahan bisa terlaksana,” tutur ayah dua anak ini. 

Editor : Merwanda

Tags: gunung agung BaliGunung aseupangunung Ciremaigunung kerincigunung MerbabuGunung Rinjanihobi naik gunungM Fakhrudin dosen Untirtamendaki gunung berbayamendaki gunung biar selamattips mendaki gunung
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sampaikan Pesan Kamtibmas, Kapolres Serang Makan Bareng Masyarakat Ciruas

Next Post

Menanti Kiprah Dewan Gen Z di Lebak

Next Post

Menanti Kiprah Dewan Gen Z di Lebak

Pelaku Curanmor

Hendak COD Motor Curian, Pelaku Curanmor Ditangkap Polsek Carenang di Tangerang

Senin, 14 September 2026 15:35
Penipuan proyek

Dijanjikan Proyek di Dinas Pendidikan Kota Serang, Kontraktor Kena Tipu Rp 70,5 Juta

Senin, 14 September 2026 17:44
Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Selasa, 15 September 2026 08:15

Pedagang Bawang Kena Tipu dengan Modus COD di Pasar Ciruas, Kerugian Capai Rp 32 Juta

Minggu, 13 September 2026 12:28
Mutasi Polda Banten

Kapolda Banten Irjen Hengki Pimpin Sertijab Lima Pejabat Utama Polda

Selasa, 15 September 2026 12:49
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Selasa, 17 Maret 2026 13:06

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

IRT Edarkan Sabu

IRT di Cilegon Diduga Edarkan Sabu Setelah Dijanjikan Upah Rp200 Ribu

by Adam Fadillah
Selasa, 15 September 2026 16:49
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial MR, 26, warga Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, diduga menjadi...

Kapten Kapal Berpengalaman

Kapten Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Disebut Berpengalaman Mengarungi Perairan Selat Sunda

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 15 September 2026 16:35
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kapten kapal Arupadatu 1, Warta, yang membawa rombongan lima jurnalis dan hilang kontak setelah memotret aktivitas Gunung...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.