TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Latihan Kerja melaksanakan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), bekerjasama dengan USAID PADU.
Kegiatan pengembangan SDM di UPTD Latihan Kerja dilaksanakan di Aula UPTD Latihan Kerja, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel pada Rabu (18/9).
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten, Septo Kalnadi dalam sambutannya mengatakan, USAID PADU atau Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat, sebuah lembaga independen asal Amerika Serikat yang membantu dalam hal pengembangan sumber daya manusia untuk negara sahabat, menjadi penyelenggara utama kegiatan ini.
Menurut Septo, USAID PADU melalui praktisi mereka memberikan materi pelatihan untuk pengembangan skill atau keahlian SDM para pekerja dan pelatih di Provinsi Banten.
“Kita mendapat kesempatan dari USAID PADU untuk mengembangkan skill SDM Provinsi Banten, terutama pendidikan vokasi bagi para calon pekerja, sehingga hari ini dilakukan pelatihan-pelatihan sebagai bekal bagi para pekerja kita untuk siap menghadapi tantangan di dunia kerja,” ujar Septo.
Menurut Septo, selain mengajarkan skill kepada para calon pekerja, kegiatan ini juga memberi pembekalan skill kepada pelatih dan calon pelatih yang ada di UPTD Latihan Kerja Provinsi Banten.
“Kegiatan ini juga melatih para calon pelatih atau training of trainers, berdasarkan kans of business yang mereka kembangkan, sehingga instruktur-instruktur kita mendapat lebih banyak ilmu dan keterampilan,” ujarnya.
Septo melanjutkan, yang juga tak kalah penting dari kegiatan ini ialah USAID PADU dan Disnakertrans Provinsi Banten berusaha menyalurkan tenaga kerja Banten ke industri dan dunia usaha.
“Kita berusaha mengoptimalkan penyaluran para alumni-alumni BLK ke pihak industri dan dunia usaha dan juga mengembangkan kemampuan BLK kita,” ujarnya.
Septo menegaskan, proyek ini seluruhnya dibiayai oleh USAID PADU, sementara Disnakertrans Provinsi Banten hanya menyediakan tempat dan fasilitas. USAID PADU sendiri juga melaksanakan proyek yang sama di Jakarta, Medan, Sidoarjo serta Banten.
“Proyek ini menjadi proyek percontohan yang keempat bagi USAID PADU, karena sudah bekerja sama dengan BLK Jakarta, Medan dan Sidoarjo,” terang Septo.
Septo berharap kegiatan ini menghasilkan output yang dapat mempersempit tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Banten dan semakin meningkatkan kualitas SDM para pekerja di Provinsi Banten.
“Semoga peluang ini bisa dimanfaatkan untuk kemajuan SDM Provinsi Banten dan mempersempit tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Banten,” tandasnya.
Editor : Merwanda











