SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Resmob Polda Banten masih memburu empat pelaku lain yang terlibat dalam perampokan dan pembunuhan terhadap Kartiko (41) sopir truk asal Kelurahan Fajar Asri, Kecamatan Seputih, Kabupaten Lampung Tengah.
Sebelumnya, petugas gabungan dari Resmob Polda Banten dan Satreskrim Polresta Serang Kota berhasil menangkap lima pelaku di dua lokasi.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Banten, Kompol M Akbar Baskoro mengatakan, kelima pelaku yang ditangkap tersebut berinisial FR (51), BN (53), RR (56), HD (33) dan WH (35).
Mereka ditangkap pada Sabtu, 28 September 2024 di daerah Subang dan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “FR, HD, WH dan BN diamankan di daerah Subang, sedangkan saudara BN di Bogor,” katanya, Kamis 3 Oktober 2024.
Akbar menjelaskan, peran eksekutor terhadap korban dilakukan oleh FR dan BN sebagai eksekutor. FR diketahui membekap mulut korban menggunakan sarung, sedangkan BN menusuk korban menggunakan pisau.
Sementara terkait dengan tiga pelaku lain, mereka diakui Akbar berperan sebagai penadah dan menyiapkan mobil rental. “Motif kejahatan mereka untuk menguasai truk beserta muatan gulanya,” ungkapnya.
Akbar mengatakan, dari proses pemeriksaan terhadap kelima pelaku yang ditangkap, terdapat empat pelaku lain yang terlibat. Mereka saat ini, masih mencari petugas karena membawa kendaraan dan gula. “Ada empat lagi yang buron,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari penemuan mayat tanpa identitas di pinggir Jalan Tol Tangerang Merak, tepatnya di KM 77B, Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada Sabtu malam, 21 Oktober 2024.
“Pada Sabtu 21 September 2024 sekira 21.30 WIB petugas piket jaga di Kantor Satreskrimum Polresta Serang Kota dan mendapat kabar melalui telepon jika ada penemuan mayat seorang laki–laki tepatnya dipinggir jalan tol Merak–Jakarta KM 77B,” katanya.
Dari informasi penemuan mayat tersebut, petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi kejadian, petugas mendapati sejumlah luka tusuk pada jasad korban.
“Korban mengalami luka–luka akibat kekerasan benda tajam yaitu ditemukan luka pada dada kiri dan kanan menembus paru-paru dan luka pada leher mengenai pembuluh darah leher dan ditemuan memar pada daerah kepala serta resapan darah pada kulit kepala bagian dalam,” ungkapnya.
Selanjutnya, jasad korban tersebut dilakukan autopsi dan identifikasi untuk mengungkap identitasnya. Dari hasil identifikasi, korban tersebut diketahui Kartiko.
“Berdasarkan hasil penyelidikan korban saudara Kartiko, dia merupakan sopir truk asal Lampung,” ujar pamen Polri ini.
Didik menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan oleh tim gabungan Resmob Polda Banten dan Satreskrim Polresta Serang Kota didapati kejanggalan terhadap penemuan mayat tersebut.
Oleh karenanya, petugas kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap para pelaku. “Penyelidikan dilakukan untuk mengungkapkan identitas para pelaku. Dari proses ini anggota Resmob Polda Banten dan Polresta Serang Kota berhasil menangkap lima orang pelaku,” tutur mantan Kapolres Pacitan ini.
Reporter: Fahmi
Editor: Agung S Pambudi











