SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat, sebanyak empat kecamatan di Kota Serang menjadi wilayah rawan terkena bencana.
Terutama banjir ketika masuki musim penghujan. Keempat kecamatan itu adalah, Kecamatan Serang, Kecamatan Cipocokjaya, Kecamatan Curug, dan Kecamatan Kasemen.
BPBD Kota Serang mengakui, saat ini bencana banjir masih menjadi skala prioritas mereka. Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Serang, Topan Wiguna mengatakan, empat kecamatan itu menjadi wilayah langganan banjir ketika masuk musim hujan.
Menurut Topan, baik Kecamatan Serang, Kasemen, Walantaka dan Cipocokjaya merupakan wilayah yang berdekatan dengan bantaran Sungai Cibanten. Terlebih, Kecamatan Serang menjadi salah satu wilayah rawan tinggi terjadi banjir.
“Kecamatan Serang menjadi daerah yang rawan tinggi (banjir-red), terutama di daerah Pasar Rau, Cinanggung, Domba, Kota Baru, dan daerah Perumahan Ranau Estate menuju arah Widia Asri,” kata Topan, Kamis 10 Oktober 2024.
Kata Topan, tiga kecamatan lainnya yang menjadi perhatian hanya masuk dalam kategori rawan sedang. BPBD Kota Serang telah melakukan sejumlah upaya mitigasi bencana kepada masyarakat, untuk meminimalisir bencana banjir apabila terjadi.
“Kami telah memberikan imbauan melalui grup-grup WhatsApp, kemudian sosialisasi tentang pencegahan banjir, dan upaya penanganan banjir kepada warga, secara door to door,” kata Topan.
Menurut Topan, bulan September ini Kota Serang sudah memasuki musim hujan, meskipun belakangan tidak intens. Tetapi, upaya penanganan titik-titik rawan banjir tetap dilakukan oleh mereka.
Topan meminta, agar masyarakat Kota Serang juga mematuhi aturan, terutama tidak membuang sampah di sungai.
“Seperti tidak membuang sampah di sungai, dan hal-hal lain yang sering kami sampaikan saat sosialisasi melalui media sosial, surat, maupun saat kami turun langsung,” ucap Topan.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aditya











