TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan (Ben-Pilar), memiliki 3 jurus untuk mengatasi kemacetan di Tangsel.
Menurut Pilar, di periode 3,5 tahun kepemimpinannya bersama Benyamin, telah membuat program bus umum bagi masyarakat Tangsel. Khusus pelajar, digratiskan.
“Kita di periode 3,5 tahun, sudah buat 5 bus sekolah gratis untuk pelajar. Tahun ini kita tambahkan 4 bus lagi. Total sudah 9 bus,” ujar Pilar saat berkampanye di Mekar Baru, Kecamatan Serpong, Tangsel, Selasa 22 Oktober 2024.
Pilar mengatakan, selain mengadakan program bus gratis, tahun ini sebelum mengambil cuti, ia juga telah mengadakan trayek bus intermoda terbaru sebanyak 33 trayek baru.
“Kita sudah ke Kementerian Perhubungan. Insya Allah tinggal menunggu lelang, nanti peminatnya (investor-red) siapa, kita segera eksekusi di tahun 2025,” ungkapnya.
Pilar mengatakan, selain membuka 33 trayek baru bus intermoda dengan realisasi program di tahun 2025, ia juga mengungkapkan perkembangan jalur MRT masuk Tangsel.
“Program yang ketiga mengatasi kemacetan adalah kami sudah komunikasi secara intensif antara Pemkot Tangsel dengan PT. MRT untuk melanjutkan pembangunan jalur MRT sampai ke Tangsel,” ujar Pilar.
Menurut Pilar, kajian pembangunan jalur MRT dari Lebak Bulus, Jakarta Selatan menuju Stasiun Rawa Buntu, Tangsel pada Desember telah rampung.
“Insya Allah awal tahun 2025 sudah bisa mulai nih tahapan berikutnya untuk MRT,” ucap Pilar.
Pilar menegaskan, ia akan menjalankan program mengatasi kemacetan tidak akan terburu-buru. Yang terpenting menurutnya setiap program yang akan dieksekusi tidak menyalahi aturan dan tepat sasaran.
“Ya, kita yang penting sesuai dengan aturan. Jangan dikebut, tahunya menyalahi aturan, kan gak boleh juga. Selama itu aturannya jelas, tahapannya kita tempuh sesuai dengan aturan, ya kita kerja secepat dan semaksimal mungkin. Lebih cepat lebih baik,” ungkapnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











