SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten melakukan evakuasi terhadap seorang kru KM Sejati Marina Nusantara yang sedang sakit di bagian Barat perairan Pulau Tunda pada Kamis, 31 Oktober 2024.
Dalam video yang beredar, proses evakuasi berlangsung dramatis.
Dalam kondisi gelap, Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Banten bersama tim rescue meluncur ke titik lokasi dengan menggunakan perahu sekitar pukul 00.21 WIB.
Setibanya di lokasi, tim langsung menaiki KM Sejati Marina Nusantara. Mereka langsung menuju kamar tempat korban dirawat. Setelah itu, tim kemudian memindahkan kru kapal yang sakit itu ke atas tandu.
Korban terlihat terbaring lemas dengan ditutupi oleh selimut di sekujur tubuhnya. Agar tidak terjatuh saat proses evakuasi, korban pun diikat pada tandu.
Momen dramatis pun terjadi saat proses pemindahan dari KM Sejati Marina Nusantara ke kapal evakuasi yang ukurannya jauh lebih kecil.
Seluruh kru kapal dengan suka rela membantu proses evakuasi. Proses pemindahan dilakukan dengan sangat hati-hati.
Setelah proses yang cukup panjang, akhirnya pada pukul 03.35 WIB, korban berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Karangantu, Kota Serang.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten, Hairoe Amir Abyan Binis, mengatakan, awalnya Basarnas Banten menerima laporan dari keluarga korban sekitar pukul 23.10 WIB untuk melakukan evakuasi medis terhadap seorang kru kapal, Liang Thai (61 tahun), asal Kampung Baru, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
“Kemudian pada pukul 00.21 tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” katanya, Kamis, 31 Oktober 2024.
Setibanya di TKP, tim langsung melakukan tindakan evakuasi dan memindahkan korban ke kapal evakuasi.
“Sekitar pukul 03.35 korban akhirnya berhasil dievakuasi ke Perairan Banten tepatnya Pelabuhan Karangantu,” ujarnya.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
“Alhamdulillah pada pukul 04.14 WIB, korban berhasil dievakuasi ke RSUD Cilegon dengan selamat,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











