SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Angka pernikahan di Banten menurun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, ada penurunan persentase penduduk Banten mulai usia 10 tahun ke atas yang berstatus kawin dari 57,61 persen pada 2022 menjadi 56,54 persen pada tahun 2023.
Sosiolog UIN SMH Banten Suhaedi mengatakan, penyebab turunnya angka pernikahan di Banten harus ditracking terlebih dahulu. “Kira-kira apa yang menjadi faktor mereka menunda pernikahan, jangan-jangan hanya karena faktor ekonomi dan kesiapan mental,” ujarnya.
Kata dia, dalam kondisi masyarakat Banten yang religius dengan mayoritas norma-norma agama Islam yang menjadi pondasinya. “Faktor childfree bukan menjadi pertimbangan dasar, karena sebagian pandangan umum pernikahan dipandang sebagai bentuk kesempurnaan dalam beragama,” tutur Suhaedi.
Ia mengatakan, faktor ekonomi dan kesiapan mental bisa sangat mungkin menjadi penyebab seseorang belum menikah. Namun, itu gambaran umum yang tidak jarang menjadi faktor penyebab. Hanya saja, pada kasus Banten pastinya harus diriset atau diobservasi terlebih dulu.
Terkait childfree, Suhaedi mengatakan, meskipun Tangerang dekat dengan DKI Jakarta, tetapi soal budaya yang untuk dunia sekarang bukan diukur oleh kedekatan wilayah. “Nilai-nilai budaya darimana pun datangnya sudah sangat mudah diakses tanpa terhalang oleh batas wilayah kehidupan kita,” tuturnya.
Editor: Bayu Mulyana











