PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pandeglang mendukung
Konferprovlub PWI Provinsi Banten di Kota Tangerang Selatan.
Pernyataan dukungan disampaikan oleh Ketua PWI Kabupaten Pandeglang Yanadi beserta anggota dan dewan penasihat PWI Kabupaten Pandeglang.
Ketua PWI Kabupaten Pandeglang Yanadi mengatakan, PWI Kabupaten Pandeglang mendukung penuh PWI Banten melaksanakan Konferprovlub di Kota Tangerang Selatan.
“Waktu pelaksanaan Konferprovlub PWI Banten esok hari (Kamis, 19 Desember 2024). Dan kita dari PWI Pandeglang siap menyukseskannya,” katanya di Rumah Makan Si Bungsu, Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, Selasa, 17 Desember 2024.
Yanadi menjelaskan, dalam rangka menyukseskan Konferprovlub, jajaran pengurus PWI Pandeglang tentunya akan datang lebih awal. Diagendakan akan ada yang menginap di Tangerang.
“Untuk dapat mengikuti pelaksanaan Konferprovlub PWI Banten tepat waktu,” katanya.
Panpel Konferpovlub PWI Banten Muhaemin mengungkapkan, pada awalnya kegiatan Konferensi Provinsi Luar Biasa PWI Banten akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Desember 2024.
“Namun ada perubahan jadwal dimundurkan menjadi Kamis, 19 Desember 2024,” katanya.
Muhaemin menjelaskan, kenapa di PWI Banten dilaksanakan Konferprovlub, karena ada dinamika di internal organisasi.
“Membekukan kepengurusan PWI hasil Konferprov di Anyer. Kabar lanjutannya tidak hanya dibekukan tapi pencabutan anggota PWI sebanyak 13 orang,” katanya.
Pencabutan Anggota PWI itu secara organisasi. Sedangkan kalau secara personal tetap hubungan baik.
Amanah dari PWI pusat, yakni dari Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun kepada Plt Ketua PWI Banten Junaedi Ahmad, mengamanahkan segera melakukan Konferprovlub.
“Kita harus melakukan upaya perbaikan dan saat ini momentumnya,” ujarnya.
Muhaemin mengungkapkan, berdasarkan data hasil konferensi Anyer, Anggota PWI Banten itu ada 280 peserta.
“Tapi ternyata setelah hasil verifikasi PWI Pusat menjadi 167 orang. Jumlahnya menyusut sampai ratusan orang, banyak keanggotaan PWI Banten bekerja di Jawa barat, Lampung dan Jawa Timur, secara fisik hampir tidak mengenal,” katanya.
Editor: Mastur Huda











