SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Serang dari sektor pariwisata sudah melampaui target yang telah ditetapkan.
Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang mencatat, besaran target PAD yang ditetapkan pada tahun 2024 yakni sebesar Rp24 miliar.
Kepala Diaporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasandaya mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk, PAD yang dihasilkan dari sektor pariwisata di triwulan ke tiga sudah melampaui target yang sudah ditetapkan.
“Pendapatan di triwulan 3 sudah melebihi target. Target kita 24 miliar, sampai triwulan 3 sudah 31,977 miliar atau sekitar 133,24 persen. Jadi jauh melampaui target yang sudah ditetapkan,” katanya, Kamis 2 Januari 2024.
Ia mengatakan ada beberapa sektor yang menjadi penyumbang di Sektor Pariwisata. Mulai dari pajak perhotelan, pajak restauran, pajak hiburan, rekreasi dan olahraga, serta pendapatan denda pajak hotel.
Ia mengungkapkan, untuk pendapatan pajak terbesar berada pada sektor pajak perhotelan, yakni mencapai Rp18,6 miliar rupiah.
“Lalu disusul oleh pajak restaurant, Rp 11,7 miliar, pajak hiburan Rp 1,5 miliar, retribusi tempat rekreasi olah raga, Rp40 juta, pendapatan denda pajak hotel 21 juta dan lainnya,” ujarnya.
Ia mengaku, untuk retribusi pihaknya hanya memiliki pemasukan dari danau Tasikardi. “Retribusi kita cuman dari Tasikardi, mencapai 85 persen,” ujarnya.
Ia mengatakan, untuk besaran target PAD Pemkab Serang diprediksi akan terus bertambah. Pasalnya, ada momen besar libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang belum masuk dalam hitungan PAD karena masuk pada triwulan ke empat.
“Triwulan empat kita belum dapat datanya, cuman kita optimis realisasi tahun ini bisa mencapai Rp40 miliar,” ujarnya.
Ia mengatakan, kunjungan wisatawan sangat mempengaruhi terhadap besaran pajak yang akan diterima oleh Pemkab Serang. Semakin banyak wisatawan yang berkunjung, tentunya semakin banyak wisatawan yang memutuskan untuk menginap di hotel ataupun makan di restaurant yang ada di Kabupaten Serang.
Untuk itu, ia berharap pengelola wisata di Kabupaten Serang agar menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan, sehingga para wisatawan tidak meras kapok ketika berkunjung ke kawasan Anyar-Cinangka.
Selain itu, pengelola wisata juga diharapkan untuk membuat inovasi-inovasi sehingga bisa mendongkrak kunjungan wisata.
“Tentu juga peningkatan kreativitas dan inovasi di tempat pariwisata di hotel, itu yang jadi faktor (PAD pariwisata) melebihi target,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya











