TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memprioritaskan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dan Yayasan sosial pendidikam, dalam mengurus sertifikat tanah.
Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid mengatakan, bagi ormas keagamaan dan Yayasan sosial pendidikan, pihaknya telat menyiapkan loket khusus di setiap Kantor BPN.
“Supaya pelayanannya tidak antre, maka kita buatin loket khusus. Supaya cepat, mengingat kalau normal pelayanan buat sertifikat di BPN itu biasa butuh waktu 2-3 bulan. Nah ini supaya cepat kita buatkan loket khusus bagi ormas keagamaan dan yayasan sosial pendidikan,” ujar Nusron di kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), 6 Maret 2025.
Nusron mengatakan, atas arahan Presiden Prabowo Subianto juga, pihaknya diminta untuk melalukan penataan ulang sistem pertanahan nasional yang lebih berkeadilan dan pemerataan, namun tetap menjaga keberlanjutan ekonomi.
Oleh sebab itu pihaknya ke depan akan melaksnaakan wakaf tanah produktif dalam hal mewakafkan tanah milik negara untuk ormas keagamaan.
“Kami sudah bicara dengan ormas keagamaan, termasuk dengan Muhammadiyah, NU, MUI, kami akan terbitkan HGU atau HGB di atas tanah negara kepada badan-badan wakaf yang dikelola lembaga-lembaga keagamaan. Sehingg nanti lahannya bisa produktif untuk kemajuan ormas keagamaan,” jelas Nusron.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











