SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pihak kepolisian kesulitan untuk mengungkap pelaku yang menaruh bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di pos ronda Kampung Karang Jetak, Desa Bolang, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang pada Rabu, 26 Maret 2025.
Kesulitan tersebut dikarenakan minimnya saksi dan petunjuk yang diperlukan polisi untuk membongkar identitas pelaku.
“Rada sulit, bayinya juga sudah besar,” kata anggota Polres Serang yang enggan disebut namanya belum lama ini.
Untuk mengungkapkan, pelaku pembuang bayi itu, kepolisian berharap agar masyarakat memberi informasi. Sekecil apapun informasi dapat membantu polisi untuk mengungkap pelaku.
“Harapannya ada informasi tambahan dari masyarakat,” katanya.
Kasatreskrim Polres Serang Andi Kurniady mengatakan, bayi tersebut ditemukan sekira pukul 04.00 WIB.
Saat itu warga sekitar bernama Tiah mendengar suara tangisan bayi yang tak jauh dari rumahnya.
Penasaran, Tiah lantas ke luar rumah dan menelusuri sumber suara dan menemukan bayi malang yang diduga kuat dibuang oleh orang tuanya tersebut.
“Saat itu ada warga sekitar bernama Tiah mendengar suara tangisan bayi pada pukul 4 pagi. Karena takut, dia ini mengajak tetangganya untuk mencari sumber suara dan menemukan bayi itu di pos ronda,” katanya.
Andi menjelaskan, di pos ronda tersebut, pelaku turut meninggalkan peralatan mandi dan baju bayi.
Diduga, pelaku meninggalkan bayi tersebut pada waktu pukul 03.00 WIB.
“Di lokasi ditemukan peralatan mandi dan baju bayi,” ujar pria asal Makassar ini.
Andi mengungkapkan, penemuan bayi tersebut oleh warga telah dilaporkan ke Polsek Pontang.
Dari laporan warga, petugas kepolisian telah mendatangi lokasi dan berkoordinasi pimpinan dan membawa bayi tersebut ke Puskesmas Lebakwangi.
“Bayi tersebut informasinya sudah diserahkan ke Dinas Sosial,” ungkap mantan anggota Resmob Polda Banten ini.
Andi menambahkan, pasca penemuan bayi tersebut, petugas kepolisian telah melakukan permintaan keterangan saksi.
Saat ini, pihaknya sedang mengidentifikasi pelaku yang sengaja meninggalkan bayi tersebut.
“Bagi warga yang mencurigai ada tetangganya sebagai orang tua bayi itu dapat segera melaporkannya kepada kami,” tuturnya.
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor: Agung S Pambudi











