CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–Penyeberangan kendaraan roda dua di Pelabuhan Ciwandan terpaksa dihentikan sementara akibat hujan deras pada Minggu, 30 Maret 2025.
Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi untuk mencegah kecelakaan akibat jalanan yang licin.
Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, para pemudik mematuhi arahan petugas dengan menunggu hingga kondisi cuaca memungkinkan untuk melanjutkan proses naik ke kapal.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon mengimbau para pemudik yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan untuk mewaspadai perubahan cuaca yang berpotensi menghambat perjalanan.
Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi, menyampaikan bahwa sesuai prakiraan cuaca dari BMKG, cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga April dan dapat memicu bencana hidrometeorologi.
“Saat ini cuaca masih ekstrem, dengan hujan yang menyebabkan genangan di jalan, angin kencang, serta gelombang tinggi yang bisa menjadi hambatan bagi pemudik di pelabuhan,” ujar Suhendi.
BPBD mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati saat menuju pelabuhan atau dalam perjalanan ke kampung halaman.
Pemudik juga disarankan untuk memantau informasi cuaca melalui situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Tetap hati-hati bagi pemudik yang menuju Pelabuhan Ciwandan maupun Merak. Cuaca saat ini masih tidak menentu dengan angin kencang dan hujan,” imbaunya.
Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah sewaktu-waktu, pihak terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan keselamatan para pemudik selama perjalanan.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











