CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Forum Tenaga Teknis dan Administrasi Honorer (Fortrah) Kota Cilegon mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk segera mempercepat proses pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu.
Permintaan itu disampaikan langsung oleh Presidium Fortrah Cilegon, Solahudin, kepada Radar Banten melalui sambungan telepon, Minggu (13/4).
Desakan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan halal bihalal Fortrah Cilegon yang dilaksanakan belum lama ini.
Kegiatan itu menjadi momen penting bagi para tenaga honorer untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka kepada pemerintah, khususnya Wali Kota Cilegon sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Sayangnya, dalam kegiatan tersebut Wali Kota tidak hadir, dan hanya diwakili oleh Kepala BKPSDM Joko Purwanto serta Ketua DPRD Cilegon, Rizki Haril Ikhwan.
“Tema halal bihalal kemarin adalah ‘Fortrah Menjemput PPK Menuju Penuh Waktu’. Kami berharap ini bisa menjadi pengingat bahwa proses pengangkatan P3K paruh waktu menuju penuh waktu harus segera direalisasikan,” ujar Solahudin.
Solahudin menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun, ada sekitar 1.900 tenaga honorer di Kota Cilegon yang tergabung dalam seleksi tahap R2 dan R3.
Mereka telah masuk ke dalam database Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan tinggal menunggu proses usulan resmi dari Wali Kota Cilegon ke Kementerian PANRB dan BKN.
“Kewenangan penuh ada di Wali Kota, bukan BKN. Kami minta agar proses ini tidak berlarut-larut dan segera diusulkan. Ini menyangkut nasib ribuan tenaga honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi,” tegasnya.
Solahudin juga menekankan bahwa skema pengangkatan P3K paruh waktu harus disesuaikan dengan regulasi terbaru, seperti UU Kementerian PANRB Nomor 16 Tahun 2025 serta Keputusan Gubernur Banten Nomor 456 Tahun 2024 tentang standar penggajian.
“Paling tidak gaji mereka setara UMK. Dan kami berharap pengangkatan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan masa kerja dan kemampuan anggaran daerah,” tambahnya.
Kepala BKPSDM Kota Cilegon, Joko Purwanto, yang hadir mewakili Wali Kota, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh perjuangan Fortrah. Ia memastikan proses percepatan pengangkatan akan terus dikawal dan disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah.
Fortrah berharap, ke depan, Wali Kota Cilegon dapat lebih intens berdialog langsung dengan para tenaga honorer guna memastikan kebijakan yang berpihak pada peningkatan status dan kesejahteraan mereka bisa segera terealisasi.
Editor: Abdul Rozak











