PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Ratusan Ibu-ibu di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, antusias mengikuti pelayanan KB vaksektomi gratis. Program ini juga menyasar perempuan melalui metode kontrasepsi implan.
Pelayanan KB gratis tersebut digelar sebagai bagian dari upaya pengendalian angka kelahiran dan peningkatan kesehatan ibu.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi agar program KB di Provinsi Banten berjalan optimal. Menurutnya, perencanaan keluarga adalah hal penting dalam pembangunan.
“Gerakan ayah teladan, Genre untuk generasi remaja, KB metode pria dan wanita, semua ini bagian dari upaya mengendalikan pertumbuhan penduduk dan merencanakan keluarga. Karena keluarga adalah basis pertama dalam pembangunan,” ungkap Andra saat menghadiri kegiatan tersebut, Senin 21 April 2025.
Andra menegaskan, Pemprov Banten akan terus mendukung dan mendorong kolaborasi lintas pihak agar program ini berjalan maksimal.
“Kita support, kita dukung. Saya minta agar berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, termasuk melibatkan alim ulama, tokoh masyarakat, dan DPRD, supaya lebih terarah dan hasilnya maksimal,” tegasnya.
Sementara, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Banten, Rusman Efendi menyampaikan bahwa pembangunan keluarga tidak bisa hanya dibebankan pada para ibu.
Ia menyebut, keterlibatan kaum pria alias bapak-bapak juga sangat penting dalam membentuk keluarga yang berkualitas.
“Jadi, di Hari Kartini tahun ini, BKKBN memprakarsai kegiatan yang menekankan bahwa pembangunan keluarga tidak boleh didominasi hanya oleh ibu-ibu. Semua pihak, termasuk para ayah, harus terlibat aktif,” kata Rusman.
Dalam momen tersebut, BKKBN juga mencatatkan rekor MURI lewat pelayanan KB pria atau Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Banten, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Menes.
“Pelayanan KB pria atau vasektomi dilakukan serentak di seluruh Indonesia, dan di Banten dipusatkan di Kecamatan Menes,” ujarnya.
Rusman menambahkan, pentingnya peran ayah dalam keluarga, termasuk dalam membangun komunikasi dengan istri dan anak. Menurutnya, hal itu menjadi dasar diluncurkannya Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) oleh Kemendagri dan BKKBN.
“Salah satu program Quick Win Pak Menteri adalah Gerakan Ayah Teladan Indonesia. Lewat gerakan ini, diharapkan para ayah bisa lebih banyak berkomunikasi dan terlibat aktif dalam keluarga,” tuturnya.
Ia menjelaskan, target pelayanan KB implan dipusatkan di Kabupaten Pandeglang dengan sasaran sebanyak 1.000 akseptor. Sementara untuk Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi, dari target 20 orang yang ditetapkan pemerintah pusat, hingga saat ini sudah tercapai 32 orang.
“MOP memang lebih khusus. Secara umum, KB suntik masih paling diminati oleh perempuan. Tapi kami ingin mengalihkan ke metode jangka panjang, karena suntik itu bersifat jangka pendek dan cukup merepotkan,” jelasnya.
Warga Menes Julia mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan program pelayanan KB gratis tersebut yang berlangsung di wilayahnya tersebut.
“Ya kami dengan adanya pelayanan gratis ini sangat terbantu banget bagi masyarakat terutama kaum ibu-ibu, jadi makasih banget kepada pemerintah,” ucapnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: AGung S Pambudi











