SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Andika Hazrumy kini fokus membenahi struktur DPD Partai Golkar Banten. Bahkan, dirinya dengan tegas akan melakukan ‘bersih-bersih’ kader ‘Mbalelo’ atau yang membelot dengan partai.
Kader mbalelo yang Andika maksud adalah kader yang mengambil langkah tidak sejalan dengan keputusan politik internal partai yang telah ditetapkan. Hal ini penting bagi Andika untuk membesarkan partai berlogo pohon beringin itu.
Andika menyatakan, membesarkan Golkar bukanlah tugas mudah, sehingga menjadi tantangan besar bagi dirinya. Apalagi, Golkar harus menelan kekalahan pahit pada Pilkada di beberapa daerah di Banten tahun 2024 kemarin.
“Makanya fokus pertama kita adalah konsolidasi internal dengan merampungkan kepengurusan yang baru 2025-2030, nanti akan ditempatkan kader kader yang memang bekerja untuk membesarkan partai, memiliki dedikasi membesarkan partai di Banten, ” ujar Andika saat berbincang dengan Radar Banten, Selasa 6 Mei 2025.
Ia mengungkap, jika pihaknya sudah menginventarisir kader-kader mbalelo itu dari hasil evaluasi internal pelaksanaan Pemilu, Pileg dan Pilkada 2024 kemarin.
“Kita organisasi yang terukur, ada Kabid Keorganisasian, data-datanya sudah ada seperti keaktifan kader dan bagaimana kinerja mereka. Tentu, mereka yang tidak aktif atau mbalelo akan kita evaluasi,” ungkapnya.
Mantan Wakil Gubernur Banten ini tidak ingin jika kepengurusannya nanti diisi oleh kader yang mbalelo. Ia ingin, kepengurusan DPD Golkar Banten periode 2025-2030 diisi oleh kader yang smart dan loyal, juga memiliki ide-ide segar dalam upaya membesarkan Golkar.
“Saya tidak mau ada yang asal masuk, saya ingin pengurus membuat pakta integritas yang berisikan kemauan untuk berdedikasi, dengan begitu maka akan otomatis menyaring niat dan calon pengurus partai ke depan,” tegasnya.
Ke depan, pihaknya juga akan melibatkan anak muda yang berasal dari setiap DPD II Golkar di Banten dimasa kepengurusannya ini. Menurutnya, ide dan gagasan yang fresh dari generasi muda sangatlah penting dalam membesarkan Golkar.
“Kita akan mix semua usulan kabupaten dan kota, kita akan prioritaskan mereka yang aktif dan bekerja. Datanya sudah ada,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











