CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon bersama BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan komitmennya dalam melindungi pekerja, baik formal maupun informal.
Penyerahan santunan jaminan kematian dilakukan secara simbolis oleh Walikota Cilegon Robinsar kepada ahli waris usai Upacara Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Walikota Cilegon, Senin 2 Juni 2025.
Lima ahli waris penerima santunan memperoleh masing-masing Rp42 juta dari program Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan. Total santunan yang diserahkan mencapai Rp210 juta.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cilegon, Afriwan Mahendra, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. “Kami menyampaikan turut berduka cita untuk keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Afriwan menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya ditujukan bagi pekerja formal seperti karyawan pabrik atau perusahaan, tetapi juga menyasar pekerja informal.
“BPJS Ketenagakerjaan ini tidak hanya penting bagi pekerja formal, tetapi juga bagi pekerja informal seperti UMKM, rumah makan, kafe, pedagang bakso, ojek pangkalan, ojek online, pedagang pasar, hingga petani. Semua orang yang bekerja berhak dapat perlindungan,” katanya.
Ia menambahkan, manfaat yang bisa diperoleh peserta mencakup perlindungan penuh jika terjadi kecelakaan kerja, santunan kematian, dan beasiswa pendidikan untuk anak hingga jenjang perguruan tinggi.
“Harapannya, cakupan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Cilegon dapat terus meningkat. Kami mengajak seluruh pihak untuk aktif dalam memperluas kepesertaan,” ungkapnya.
Berikut daftar penerima santunan jaminan kematian:
Rasim – Ketua RT/RW Kelurahan Sukmajaya
Hadiri – Linmas Kelurahan Sukmajaya
Ahmad Sayuti – Linmas Kelurahan Pabean
Tuti Alawiyah – Kader Cilegon Mandiri Kelurahan Pabean
Siti Aisyah – Kader Cilegon Mandiri Kelurahan Lebak Gede
Program Jaminan Kematian ini menjadi bukti bahwa negara hadir melindungi pekerja lintas sektor di Kota Cilegon dan memastikan keberlangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan kepala keluarga.
Editor: Aas Arbi











