SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten, Andra Sonin, menyambut penyelenggaraan Latsitarda Nusantara ke-45 di Provinsi Banten. Melalui Latsitarda ini, para taruna diharapkan dapat membantu pembangunan desa, khususnya karakter para generasi muda.
Menurut Andra, Latsitarda ini menjadi momentum strategis untuk mempercepat transformasi desa-desa di Provinsi Banten menjadi desa maju dan mandiri.
“Kami bangga menjadi tuan rumah Latsitarda Nusantara ke-45. Ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk bersinergi dengan para taruna, praja, dan mahasiswa dalam mempercepat pembangunan desa serta menciptakan desa-desa mandiri di Provinsi Banten,” tegas Andra Soni.
Latsitarda ini diikuti oleh 2.898 taruna dari Akademi Militer, Akpol, AAU, AAL, dan mahasiswa kedinasan dari IPDN dan Unhan.
Mereka akan terjun ke masyarakat untuk melakukan pengabdian selama dua minggu hingga tanggal 19 Juni 2025.
Menurutnya, kehadiran para taruna dan mahasiswa di tengah masyarakat Banten merupakan energi baru yang sangat potensial.
Selain membawa semangat nasionalisme, para taruna dinilai memiliki kapasitas dan keilmuan yang mampu menjadi pemicu lahirnya inovasi pembangunan berbasis potensi lokal.
“Latsitarda merupakan bentuk pengabdian nyata taruna kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu pendorong terbentuknya desa binaan yang nantinya berkembang menjadi desa maju dan mandiri,” ujar Andra.
Dikatakan, sinergi antara peserta Latsitarda dan masyarakat desa sangat penting untuk menggali potensi lokal seperti pertanian, UMKM, pendidikan, hingga digitalisasi desa.
Andra juga menyoroti pentingnya pembentukan karakter generasi muda.
Ia berharap, para taruna dapat menjadi teladan bagi pemuda daerah dalam menunjukkan integritas, jiwa kepemimpinan, dan semangat kebersamaan.
“Kami percaya bahwa para taruna adalah calon pemimpin bangsa. Melalui Latsitarda, karakter kepemimpinan yang berlandaskan kepedulian terhadap masyarakat akan terbentuk dengan kuat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Andra juga menegaskan komitmen terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan pembangunan yang merata. S
Sinergitas antara unsur pendidikan kedinasan dan masyarakat dianggap sebagai modal kuat menuju Banten yang lebih baik.
“Kami berharap Latsitarda Nusantara ini menjadi tonggak kolaboratif untuk membangun Provinsi Banten yang maju, adil, merata dan bebas dari korupsi,” tutupnya.
Editor: Agus Priwandono











