SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten mempercepat proses Perubahan APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran (TA) 2025. Pemprov menargetkan, Perubahan APBD sudah dapat dilaksanakan pada awal September nanti.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti mengatakan, percepatan Perubahan APBD tahun ini didasarkan pada Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor 900.1.1/640/SJ tentang Penyesuaian Arah Kebijakan Pembangunan Daerah melalui Perubahan RKPD dan Perubahan APBD TA 2025, tanggal 11 Februari 2025.
Percepatan itu dilakukan sehubungan dengan pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 yang menghasilkan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terpilih.
Selain itu, percepatan itu juga dalam rangka memastikan kesesuaian penyelenggaraan pembangunan daerah dengan visi, misi, dan program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terpilih, serta guna menyinergikan program Asta Gita Presiden dan Wakil Presiden ke dalam perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 dan Perubahan APBD TA 2025.
SE Mendagri RI itu mengamanatkan pemerintah daerah segera menyesuaikan arah kebijakan pembangunan daerah dengan visi, misi, dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, serta program Asta Gita ke dalam perubahan RKPD Tahun 2025 dan perubahan APBD TA 2025.
Perubahan arah kebijakan pembangunan daerah agar memastikan beberapa tema atau isu pembangunan yang menjadi prioritas nasional antara lain penguatan sumber daya manusia, pendidikan, dan kesehatan; Program Makan Bergizi Gratis (MBG); pencegahan stunting dan kemiskinan ekstrem; dan pengendalian inflasi di daerah.
Kemudian, peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah; dukungan swasembada pangan; dan pengembangan industri kerajinan dan memfasilitasi dalam mempromosikan dan memasarkan hasil industri kerajinan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Rina mengatakan, berdasarkan hitungan potensi, dan evaluasi semester satu dimungkinkan itu ada peningkatan pendapatan.
“Peningkatan pendapatan untuk membiayai program-program prioritas,” ujarnya.
Editor: Agus Priwandono











