SERANG.RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang beserta dengan pengurus yayasan Al-Bahru yang merupakan yayasan yang menjadi pelaksana pembangunan Masjid Terapung Banten (MTB) berencana akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan.
Hal tersebut dilakukan guna mengumpulkan informasi untuk bahan kajian untuk menindaklanjuti pembangunan MTB di masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah dan Najib Hamas.
Asisten Daerah II Pemkab Serang, Febrianto mengatakan, pihaknya telah membentuk tim kecil untuk berkoordinasi dengan pimpinan yayasan Al-Bahru yang juga merupakan mantan Bupati Serang yakni Ahmad Taufiq Nuriman.
Selain itu, tim kecil juga akan membahas mengenai skema percepatan pembangunan MTB yang berada di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. “Kita silaturahmi kepada ketua Yayasan Al-Bahru dan wakil ketua. Nah, dalam silaturahmi itu kami tim kecil untuk melangkah naik step ke depan agar tidak salah langkah. Jadi kami minta saran masukan dari orang-orang tua kami,” katanya, Senin 23 Juni 2025.
Ia mengatakan, dalam kesempatan tersebut, pimpinan yayasan Al-Bahru yakni ATN meminta waktu ke Pemkab Serang untuk melakukan restrukturisasi kepengurusan yayasan Al-Bahru lantaran ada beberapa pengurus yayasan yang sudah tidak menjabat karena meninggal dunia.
“Jadi minta waktu kepada kami tim kecil untuk menunggu sejenak merevisi memperbaharui komposisi pengurus Al-Bahru,” ujarnya.
Ia mengatakan, ada sejumlah agenda yang akan dilakukan setelah pertemuan antara tim kecil dan yayasan Al-Bahru. Agenda tersebut diantaranya ialah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan MTB yang rencananya akan dilaksanakan pada Selasa, 24 Juni 2025.
“Setelah adanya monitoring, adanya kajian-kajian dan analisis untuk pembangunan. Kita selanjutnya ada ekspos pertemuan antara pengurus Al-Bahru dengan Ibu Bupati dan Pak Wakil. Setelah itu setelah adanya ekspos pertemuan antara pengurus Al-Bahru dan akan diadakannya nya MoU,” tegasnya.
Mengenai skema pembiayaan yang akan digunakan untuk pembangunan MTB, pihaknya mengaku masih harus menunggu kajian yang akan dilakukan pasca monitoring langsung ke lapangan.
“Pada prinsipnya, Pemkab Serang sangat mendukung, sehingga masuk dalam program 100 hari kerja Zakiyah-Najib,” tegasnya.
Ia mengaku, orang-orang yang berada dalam pertemuan tersebut nantinya akan menjadi tim Tim lintas sektoral termasuk mantan Sekda Pemkab Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri.
“Tidak hanya tim kecil, ada tim lintas sektoral yang merupakan gabungan. Jadi senior-senior kita yang sudah purna yang berpotensi yang mempunyai kreatif, kita akan libatkan di dalam kepanitiaan pembangunan. Jadi bukan hanya pengurus Al-Bahru dan Pemda saja, tapi kita lintas sektoral,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga berencana akan melibatkan tokoh masyarakat setempat seperti ketua MUI Kecamatan Cinangka, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya











