SERANG, RADARBANTEN.CO.ID–Sekda Banten Deden Apriandhi Hartawan memastikan dana untuk program Sekolah Gratis tak terlambat diterima oleh sekolah swasta.
Kata dia, anggaran untuk program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta sudah tersedia di APBD Provinsi Banten tahun anggaran 2025.
“InshaAllah tidak ada keterlambatan yang signifikan,” tegas Deden, Jumat, 18 Juli 2025.
Dengan adanya pemberian buku rekening kepada para siswa penerima program Sekolah Gratis, maka Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi Banten dapat mencatat kebutuhan setiap bulannya.
Ia berpesan kepada seluruh sekolah swasta yang mengikuti program Sekolah Gratis untuk memberikan pelayanan terbaik pada para siswa karena mereka adalah calon pemimpin di masa depan.
Sementara itu, Deden juga memastikan Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 di seluruh wilayah Provinsi Banten berlangsung lancar, tertib, dan penuh makna. MPLS yang digelar serentak pada 14 hingga 18 Juli 2025 ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru di jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta.
“MPLS merupakan momen penting bagi siswa baru untuk memahami nilai-nilai, tata tertib, dan menjalin relasi dengan warga sekolah. Tahun ini, MPLS mengusung pendekatan inklusif dan edukatif tanpa perundungan maupun kekerasan,” ujar Deden.
MPLS tahun ini diselenggarakan serentak di 1.081 sekolah, dengan dukungan penuh dari para guru, siswa senior, orang tua, dan diawasi langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten serta pihak berwenang setempat.
Berdasarkan laporan, jumlah peserta didik baru yang diterima di sekolah negeri tercatat sebanyak 79.975 siswa, dengan rincian SMA negeri 47.323 siswa, SMK negeri 31.022 siswa, dan SKh negeri 1.630 siswa.
Sementara itu, siswa baru yang diterima di sekolah swasta yang ikut dalam program Sekolah Gratis mencapai 71.174 siswa, terdiri dari SMA swasta 11.712 siswa, SMK swasta 56.880 siswa, dan SKh swasta 2.582 siswa.
Dengan demikian, total jumlah siswa kelas X, XI, dan XII di seluruh SMA, SMK, dan SKh se-Banten tahun ajaran 2025/2026 mencapai 239.538 siswa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan MPLS. Semoga langkah awal ini menjadi titik tolak yang positif dalam perjalanan pendidikan anak-anak Banten,” tutur Deden.
Ia juga berharap MPLS menjadi pengalaman yang menyenangkan dan memberi kesan mendalam bagi para peserta didik baru dalam memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Reporter : Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











