CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon menargetkan pembangunan tujuh Sentra Pelayanan Pemerintah dan Gizi (SPPG) rampung hingga akhir September 2025.
Hal itu disampaikan Wali Kota Cilegon Robinsar usai kegiatan ground breaking pembangunan SPPG Tatah Trawang Tungga di Lingkungan Jerang Barat, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Rabu 6 Agustus 2025.
Ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan SPPG agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Pada prinsipnya tadi disinggung Pak Kapolres, penyebaran SPPG ini harus merata sesuai dengan pemukiman atau penerima. Jangan sampai tumpang tindih. Jadi nanti BGN juga akan mendata, mengklasifikasikan, dan memberikan titik. Jadi harus merata,” tegasnya.
Hingga saat ini, sudah ada dua SPPG yang beroperasi. Dalam waktu dekat, akan dibangun lima lagi yang tersebar di beberapa wilayah.
“Per hari ini, alhamdulillah baru dua yang sudah berjalan. Insya Allah dalam waktu depan, Agustus–Oktober paling lambat, ada empat atau lima yang akan berjalan,” ungkapnya.
“Di wilayah Jombang tiga, Cibeber satu, Kerotek satu. Jadi total lima di akhir September yang akan beroperasi. Jadi total ada tujuh dengan yang sudah ada,” sambungnya.
Meski terus dibangun, Robinsar menyebut kebutuhan SPPG di Kota Cilegon masih cukup tinggi.
“Total kebutuhan SPPG di Cilegon itu 20 atau 21. Memang masih banyak kurangnya. Tapi dengan unsur Forkopimda kita terus bangun komunikasi. Pak Dandim juga akan bangun yang di Bonakarta,” jelasnya.
Robinsar menegaskan bahwa seluruh unsur Forkopimda Cilegon kompak mendukung program kerja Presiden Prabowo Subianto.
“Jadi unsur Forkopimda Cilegon berikhtiar, berkoordinasi, dan bekerjasama untuk mengakseskan apa yang menjadi program kerja Bapak Presiden,” tandasnya.
Editor: Bayu Mulyana











