SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tak ingin Banten Internasional Stadium (BIS) hanya jadi tempat pertandingan. Stadion berstandar internasional yang berada di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, ini disiapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Banten.
Langkah awalnya, Pemprov akan membuka akses jalan baru dari arah Jalan Palima-Ciomas guna memudahkan masyarakat menuju stadion, termasuk mendukung aktivitas di kawasan tersebut yang kini menjadi markas klub Dewa United Banten FC.
Tak hanya soal infrastruktur, Gubernur Banten Andra Soni menyebut kawasan BIS akan dirancang sebagai ruang hidup bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Pemerintah optimistis pertumbuhan UMKM akan menggairahkan ekonomi lokal.
“Kita yakin kalau ini dikembangkan, maka akan menjadi kawasan pusat ekonomi baru di Banten,” ucap Andra, Rabu 13 Agustus 2025.
Lebih dari sekadar fasilitas olahraga, Andra juga mendorong BIS menjadi ikon wisata olahraga atau sport tourism di Banten. Hal ini tak lepas dari tingginya antusiasme publik saat laga perdana BRI Super League antara Dewa United Banten FC melawan Malut United FC yang digelar Sabtu (9/8) lalu. Sedikitnya 2.000 warga hadir langsung di stadion.
“Kita sangat berbangga bahwa BIS ini dapat digunakan untuk pertandingan liga atau BRI Super League. Ini kebanggaan bagi warga Banten, kita punya stadion standar internasional,” kata Andra.
Untuk mendorong potensi ekonomi BIS secara maksimal, Andra juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga investor swasta.
Editor : Merwanda











