KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kabupaten Pandeglang mencatat realisasi investasi paling kecil di Provinsi Banten selama Semester I 2025. Nilainya hanya Rp 397,59 miliar, atau 0,65 persen dari total investasi daerah yang tercatat.
Namun, di balik posisi terbawah itu, justru muncul fakta menarik: Pandeglang berhasil melampaui target investasi yang ditetapkan pemerintah. Sebuah capaian yang di luar dugaan, di tengah minimnya angka nominal dibandingkan daerah lain.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, Virgojanti, menyebutkan, jika dibandingkan kabupaten/kota lain, capaian investasi Pandeglang memang masih tertinggal jauh.
Kabupaten Tangerang berada di posisi teratas dengan realisasi investasi Rp 16,60 triliun (27,33%), disusul Kabupaten Serang Rp 13,77 triliun (26,42%), dan Kota Tangerang Rp 12,57 triliun (20,70%). Bahkan Kota Serang yang berada satu tingkat di atas Pandeglang mencatat Rp 505 miliar (0,83%).
Namun, kata Virgojanti, Pandeglang mencatat satu keunggulan yang patut dicatat.
“Dari target Rp 358,6 miliar pada Semester I 2025, realisasi investasi mencapai Rp 397,5 miliar atau 110,87 persen dari target yang ditetapkan,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Realisasi Investasi Tingkat Provinsi Banten di Puspemkot Tangerang, Kamis 14 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, meski nilainya kecil, capaian tersebut menandakan adanya perkembangan positif dalam komitmen investor terhadap Pandeglang.
“Pemanfaatan potensi wisata alam, termasuk kawasan Tanjung Lesung yang masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), diharapkan dapat menarik minat investor lebih besar di semester berikutnya,” tandasnya.
Kini, tantangan bagi Pemkab Pandeglang bukan hanya soal menambah nilai investasi, tapi juga bagaimana mengoptimalkan potensi daerah, terutama di sektor pariwisata, perikanan, dan pertanian, untuk menarik minat investor skala besar pada semester-semester berikutnya.
Editor : Merwanda











