SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau Sekolah Dasar Negeri (SDN) Palamakan 1 di Desa Prongwulung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang yang rusak.
Dalam kunjungannya tersebut, Bupati Ratu Zakiyah didampingi Asisten Daerah (Asda) II Febrianto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugraha Jaya, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang Sarudin serta Kepala DPUPR Kabupaten Serang Yadi Priadi Rochdian.
Pantauan di lokasi, Bupati Ratu Zakiyah tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Ia kemudian langsung meninjau satu demi satu ruang kelas yang ada di SDN Palamakan 1.
Tak lupa, Bupati Ratu Zakiyah juga berbincang dengan para siswa, guru dan Kepala Sekolah SDN Palamakan 1 untuk menanyakan secara langsung kondisi bangunan dan suasana pembelajaran di sekolah tersebut.
Ia kemudian memberikan semangat kepada anak-anak yang tengah melakukan ujian tengah semester dan meminta agar anak-anak rajin untuk belajar guna menggapai cita-citanya.
Kondisi SDN Palamakan 1 memang terlihat cukup memprihatinkan. Bangunan yang dirancang untuk dua lantai tersebut justru pembangunannya belum dilanjutkan.
Akibatnya ada beberapa bagian yang berlubang dan bocor. Tak hanya itu, banyak pula bagian dinding yang rusak, terlihat jejeran bata merah karena tak lagi tertutupi oleh cat dan semen.
Lalu kondisi jendela dan pintu juga tak kalah memprihatinkan, banyak jendela yang sudah tanpa kaca. Bahkan pintu juga tanpa adanya daun pintu.
Bupati Ratu Zakiyah meminta agar gedung kelas tersebut tak lagi digunakan karena sangat membahayakan bagi para siswa. Untuk proses pembelajaran sementara dapat dialihkan ke sekolah terdekat.
“Ini sangat membahayakan bagi warga belajar. Maka tadi saya diskusi dari beberapa hari lalu kami diskusi untuk melakukan hal-hal terkait sekolah ini. Agar pembelajaran sementara dapat dialihkan ke sekolah lain,” katanya, Rabu 17 September 2025.
Ia mengatakan, untuk penanganannya pihaknya telah meminta Dindikbud Kabupaten Serang untuk berdiskusi dengan Direktur Kemendikdasmen agar segera dilakukan penanganan untuk gedung tersebut.
“Tadi sudah menyampaikan ini adalah masuk ke dalam program revitalisasi sekolah, makanya kita minta agar Kepala Dinas berkomunikasi secara langsung dengan Direktur di Kemdikdasmen untuk segera menindaklanjuti kebutuhan sekolah ini,” ujarnya.
Apabila tidak bisa melalui anggaran dari pemerintah pusat secara langsung, maka pihaknya meminta agar Pemkab Serang menyiapkan anggaran untuk pembangunan sehingga proses pembangunan dapat dilakukan di tahun ini.
“Kami juga tadi diskusi dengan Pak Sarudin selaku Kepala BPKAD untuk kemungkinan jika nanti dari Kemdikdasmen tidak bisa segera melakukan pembangunan, kita cari juga langkah yang kedua, yaitu kita gunakan dana dari pemerintahan Kabupaten Serang untuk melakukan pembangunan di SD,” ujarnya.
Ia mengatakan, rusaknya bangunan kelas di SDN Palamakan 1 karena tidak dilakukan pembangunan sudah sejak tanuh 2011. Bangunan yang semula diproyeksikan dibangun 2 lantai, namun tidak ditindaklanjuti sehingga membuat gedung kelas rusak.
“Ada dua ruangan yang harus kita rehab total. Karena ini juga kan dua lantai maka ya harus kita perbaiki semuanya. Mohon doanya semoga ikhtiar kami bisa melakukan hal-hal terbaik untuk warga belajar dan tentunya untuk Kabupaten Serang,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











