KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Wilayah Bea dan Cukai Provinsi Banten mencatat capaian positif dalam kinerja penerimaan negara sepanjang tahun 2025.
Hingga 31 Oktober 2025, total penerimaan mencapai Rp5,35 triliun atau 86,24 persen dari target Rp6,209 triliun.
Kepala Kanwil Bea Cukai Banten Ambang Priyonggo mengatakan, capaian itu bersumber dari tiga komponen utama: bea masuk, bea keluar, dan cukai.
“Alhamdulillah hingga akhir Oktober 2025, penerimaan sudah di atas 86 persen. Kami optimis target tahun ini tercapai,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Ambang merinci, bea masuk menyumbang Rp2,51 triliun, bea keluar Rp68,92 miliar, dan cukai Rp2,76 triliun.
Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan komitmen Bea Cukai Banten menjalankan fungsi utama sebagai pengumpul penerimaan negara (revenue collector).
Selain itu, capaian tersebut juga mencerminkan sinergi kuat antara Bea Cukai, pelaku usaha, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum.
Ambang menjelaskan, stabilitas penerimaan tidak hanya ditopang aktivitas ekspor-impor, tetapi juga penegakan hukum kepabeanan dan cukai.
“Dengan pengawasan yang baik, penerimaan negara tumbuh berkelanjutan dan persaingan usaha tetap sehat,” jelasnya.
Bea Cukai Banten juga memperkuat kolaborasi dengan dua unit vertikalnya, yakni Bea Cukai Merak dan Bea Cukai Tangerang, untuk optimalisasi layanan dan pengawasan.
Langkah itu dilakukan guna memastikan aktivitas perdagangan internasional dan peredaran barang kena cukai tetap sesuai aturan.
Ambang menegaskan, pihaknya akan menjaga momentum hingga akhir tahun agar target Rp6,209 triliun bisa tercapai sepenuhnya.
“Dengan kerja sama semua pihak, kami yakin mampu menutup tahun ini dengan hasil terbaik untuk penerimaan negara,” tutupnya.
Editor: Aas Arbi











