SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 700 sambungan pelanggan air bersih Kota Serang berakhir diputus oleh Perumdam Tirta Madani.
Pemutusan ratusan pelanggan air bersih itu akibat mereka tidak tertib membayar, hingga menunggak.
Setidaknya hingga tahun 2025, total tunggakan pelanggan tercatat mencapai Rp3 miliar.
Direktur Perumdam Tirta Madani, Arif Setiawan, menjelaskan tunggakan pelanggan menjadi persoalan klasik yang sulit dihapuskan.
Menurutnya, dilema ini muncul karena perusahaan harus menyeimbangkan antara misi sosial dan misi bisnis.
“Masih ada pelanggan yang membayar tidak rutin. Ada yang menunggak satu tahun, lalu membayar dua bulan, kemudian menunggak lagi. Jadi tidak selesai-selesai. Nilai piutangnya sekarang sekitar tiga miliar rupiah,” ujar Arif, Kamis 13 November 2025.
Ia mengatakan, sekitar 30 persen dari total pelanggan atau sekitar dua ribu pelanggan masih tercatat memiliki tunggakan.
Mayoritas berasal dari kawasan permukiman padat penduduk yang dinilai sulit disiplin dalam pembayaran.
“Sudah banyak yang kita tutup, sekitar 700 sambungan. Itu bentuk penegasan bagi pelanggan yang tidak tertib membayar,” katanya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











