PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mempercepat pendataan lahan untuk pembangunan gerai fisik Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan.
Langkah ini dilakukan melalui rapat koordinasi percepatan pendataan lahan untuk pembangunan gerai fisik Koperasi Merah Putih di seluruh desa/kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Pandeglang yang berlangsung di Pendopo Pandeglang, dihadiri kepala desa, lurah, dan pejabat terkait.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, mengatakan, rapat koordinasi ini menjadi langkah awal percepatan pendirian gerai Koperasi Merah Putih di 35 kecamatan dan 339 desa maupun kelurahan.
“Hari ini saya mewakili Ibu Bupati membuka rapat koordinasi percepatan pendirian Koperasi Merah Putih. Program ini digagas bersama Ketua Satgas Percepatan dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Pak Bumbun. Ini bagian dari upaya kami menjalankan program Pak Prabowo yang bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pandeglang,” ungkap Iing Andri Supriadi, Rabu 19 November 2025.
Ia menekankan, tantangan utama pendirian koperasi adalah ketersediaan lahan untuk gerai. Rapat koordinasi membahas percepatan pendataan lahan milik desa, daerah, maupun masyarakat, sekaligus mekanisme sewa dan pengelolaan yang akan dibahas lebih lanjut.
“Dengan percepatan pendataan lahan, kami berharap Koperasi Merah Putih segera berdiri di seluruh desa. Tujuannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi pengangguran, dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen,” kata Iing.
Wabup juga menegaskan pentingnya pengawasan penggunaan dana koperasi. Dana pendirian gerai bersumber dari pinjaman bank dan harus dikelola secara transparan. Pengawasan dilakukan oleh Ketua Satgas, Inspektorat, Kepolisian, dan Kejaksaan.
“Jika ada penyimpangan, sanksi tegas akan diberikan. Pengawasan bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga masyarakat dan media. Laporkan jika ada dugaan penyimpangan,” tegasnya.
Terkait pendanaan, Iing menambahkan, biaya pendirian koperasi sepenuhnya ditanggung pihak ketiga atau Bank Himbara, dan pengelolaan anggaran berada di bawah pertanggungjawaban pejabat terkait.
“Kita harapkan rapat koordinasi ini menjadi langkah awal yang lancar, sehingga masyarakat segera merasakan manfaat Koperasi Merah Putih,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











