RADARBANTEN.CO.ID – Harga emas hari ini kembali melesat pada perdagangan, mencatat kenaikan signifikan Rp40.000 per gram, Selasa 25 November 2025.
Dengan kenaikan ini, harga emas batangan kini berada di level Rp2.322.120 per gram, naik dari posisi sebelumnya Rp2.282.120 per gram. Kenaikan ini menjadikan momentum rebound untuk emas ANTAM yang sempat mengalami penurunan bebepa waktu terakhir.
Sementara itu, harga buyback atau harga jual kembali ke Antam juga ikut terdongkrak menjadi Rp2.243.000 per gram, menandai peningkatan kepercayaan pasar terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai.
Bangkit Setelah Sempat Terkoreksi
Kenaikan ini terjadi setelah harga emas sempat melemah dalam beberapa hari terakhir, dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas global dan sentimen pasar yang bergerak mengikuti data ekonomi Amerika Serikat. Pada periode tersebut, emas Antam bahkan sempat turun puluhan ribu rupiah per gram, membuat banyak investor menahan pembelian.
Namun, tekanan tersebut kini mereda. Pelaku pasar kembali masuk ke aset safe haven setelah dolar AS melemah dan investor mengantisipasi kebijakan suku bunga The Fed yang diperkirakan tidak akan agresif.
Kondisi ini mendorong harga emas global bergerak naik, yang kemudian diikuti oleh kenaikan harga emas domestik.
Emas Kembali Jadi Buruan Jelang Akhir Tahun
Analis memperkirakan harga emas berpotensi tetap kuat menjelang akhir tahun, seiring meningkatnya kebutuhan likuiditas, ketidakpastian ekonomi global, dan preferensi masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
Kenaikan tajam hari ini membuat emas kembali menjadi pilihan menarik bagi investor jangka panjang, meskipun konsumen tetap disarankan memonitor pergerakan harga harian karena volatilitas masih mungkin terjadi.
Rekomendasi untuk Pembeli dan Investor
Pembeli pemula disarankan mencicil pembelian (buy on weakness) ketika harga mengalami koreksi.
Investor jangka panjang dapat memanfaatkan momentum ini sebagai bagian dari diversifikasi portofolio.
Penjual yang ingin mencairkan emas dapat mempertimbangkan harga buyback yang kini berada pada level cukup tinggi.
Editor: Abdul Rozak











