SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah seluruh jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten terisi, perhatian publik kini tertuju pada pengisian jabatan eselon III dan IV. Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa proses pengisian jabatan tersebut masih berjalan.
“Pejabat eselon III dan IV sedang berproses,” ujar Andra.
Ia menjelaskan, saat ini Pemprov Banten tengah melakukan pemetaan kebutuhan organisasi sebelum melakukan pengisian jabatan. Andra menegaskan, pengisian jabatan akan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan kompetensi, bukan karena faktor titipan.
“Intinya kita berdasarkan kebutuhan, bukan berdasarkan titipan. Itu yang pasti,” tegas orang nomor satu di Banten ini.
Meski pengisian jabatan eselon III dan IV belum dilakukan, Andra memastikan roda pemerintahan tetap berjalan normal. Seluruh program dan pekerjaan pemerintahan tetap dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.
“Artinya kita akan berusaha secepatnya dan memaksimalkan prosesnya. Tapi yang pasti, pekerjaan pemerintahan tetap berjalan berdasarkan rencana,” ujarnya.
Senada dengan Gubernur, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi menyampaikan bahwa pengisian jabatan eselon III dan IV memang masih dalam tahap proses.
“Seperti yang disampaikan Pak Gubernur, pengisian jabatan eselon III dan IV sedang berproses. Mudah-mudahan tidak lama lagi,” kata Deden.
Terkait komitmen pengisian jabatan berbasis manajemen talenta dan bukan titipan, Deden menjelaskan bahwa mekanisme tersebut nantinya dapat dilihat secara nyata dalam pelaksanaannya.
“Kalau dibicarakan sekarang mungkin dianggap gimmick. Tapi nanti bisa dilihat, karena salah satu indikator manajemen talenta adalah senioritas kepangkatan dan masa kerja,” terangnya.
Menurut Deden, sistem manajemen talenta akan bekerja melalui aplikasi yang secara otomatis menyaring data Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan Nomor Induk Pegawai (NIP), termasuk masa kerja dan riwayat kepangkatan.
“Di aplikasi itu akan terdeteksi masa kerja ASN. Jadi tidak bisa sembarang muncul, semuanya tersaring secara sistem,” jelasnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











