SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Serang kembali mengusulkan ulang lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Awalnya, Pemkot mengusulkan pembangunan program andalan Presiden Prabowo Subianto itu di Kelurahan Sawah Luhur.
Namun, rencana pembangunan gedung Sekolah Rakyat kembali berubah dan diusulkan di Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan.
Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin.
Menurut Nanang, hasil kajian menunjukkan bahwa lahan di Kelurahan Sawah Luhur itu membutuhkan proses pengurugan dengan estimasi anggaran cukup besar, mencapai sekitar Rp12 miliar.
Selain persoalan anggaran, kawasan Sawah Luhur juga dinilai rawan banjir, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan peserta didik.
Nanang menyebut, pertimbangan faktor keselamatan menjadi alasan utama Pemkot Serang mencari alternatif lokasi lain yang lebih aman.
“Kita melihat kemarin dengan hujan yang begitu deras, Sawah Luhur itu termasuk yang terdampak banjir. Ini tentu jadi pertimbangan agar kita tidak membangun di lokasi yang berisiko bagi anak-anak,” ujarnya, Selasa 27 Januari 2026.
Sebagai alternatif, Pemkot Serang kemudian melirik lahan di Kelurahan Sayar yang merupakan tanah negara dengan luas sekitar 8 hektare.
Luas lahan tersebut dinilai cukup memenuhi kebutuhan minimal pembangunan Sekolah Rakyat, yang diperkirakan memerlukan area antara 6,5 hingga 10 hektare.
Editor: Bayu Mulyana











