Home Cilegon

Paguyuban RT/RW Cilegon Tagih Janji Wali Kota Cilegon

Adam Fadillah by Adam Fadillah
Selasa, 21 Juli 2026 19:01
in Cilegon
0
Ketua Paguyuban RT/RW Kota Cilegon, Eka Wandoro Dahlan.
0
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Paguyuban RT/RW Kota Cilegon kembali menagih realisasi janji Wali Kota Cilegon terkait kenaikan honor bagi pengurus RT/RW sebesar 15 persen setiap tahun.  Hingga memasuki tahun kedua masa kepemimpinan, janji tersebut belum juga terealisasi. Sehingga para pengurus RT dan RW menjadi resah.

Ketua Paguyuban RT/RW Kota Cilegon, Eka Wandoro Dahlan mengatakan, hingga saat ini dirinya masih sering menerima pertanyaan dari para ketua RT dan RW mengenai kepastian kenaikan honor yang sebelumnya dijanjikan saat masa kampanye.

Dalam visi dan misi yang disampaikan kepada masyarakat, Wali Kota Cilegon menjanjikan kenaikan honor RT/RW sebesar 15 persen setiap tahun. Namun, hingga kini para RT/RW belum merasakan realisasi dari janji tersebut.

“RT dan RW ini masih pada menanyakan ke saya sebagai ketua paguyuban. Katanya kan 15 persen per tahun, ini sudah dua tahun sampai sekarang belum ada,” kata Eka, Selasa 21 Juli 2026. Selain kenaikan honor yang belum terealisasi, Eka juga menyoroti pembayaran honor RT/RW yang dinilai tidak lagi sesuai jadwal.

Ia mengungkapkan, pembayaran honor dijanjikan tanggal 5 setiap bulan. Namun dalam praktiknya, pencairan honor kini dinilai tidak menentu. “Makanya ini pada ribut RT/RW. Kemudian gajinya katanya tiap tanggal 5, pembayaran sekarang tapi tidak menentu,” ujarnya.

Eka berharap Pemerintah Kota Cilegon segera memenuhi komitmen yang pernah disampaikan kepada masyarakat, khususnya kepada para pengurus RT dan RW yang menjadi ujung tombak pelayanan di lingkungan. Jika janji tersebut terus tertunda, hal itu dapat memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Ini kan sudah dua tahun. Ini kan untuk kepercayaan wali kota. Kalau dianggap omdo kan gimana,” ucapnya. Ia juga mengingatkan agar persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. Jika kekecewaan para RT/RW semakin besar, dikhawatirkan akan berdampak terhadap situasi di lapangan. “Kalau RT RW bergerak bahaya,” tegasnya.

Eka menambahkan, pihak Paguyuban RT/RW sebenarnya telah beberapa kali melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kota Cilegon. Bahkan, mereka telah bertemu langsung dengan Wali Kota, Sekretaris Daerah, hingga pejabat di lingkungan pemerintah.

Namun, dari setiap pertemuan tersebut, pihaknya mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai waktu realisasi kenaikan honor. “Kami sudah beberapa kali ketemu. Sudah sekali dengan wali kota, kemudian Sekda, kasi pembangunan. Tapi ya bilangnya nanti, nanti saja,” pungkasnya.

Editor : Rostinah

Tags: Eka Wandoro DahlanHonor RT RW CilegonPaguyuban RT RWRT RW Kota Cilegonwali kota cilegon
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ketua DPRD Lebak Ungkap Awal Persoalan dengan Uun, Berawal dari Chat WhatsApp

Next Post

Dua Pencuri Motor di Jawilan Diadili, Honda Beat Curian Disembunyikan di Kontrakan

Next Post
Ilustrasi pencurian sepeda motor

Dua Pencuri Motor di Jawilan Diadili, Honda Beat Curian Disembunyikan di Kontrakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polsek Mauk Tangerang Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran Lahan kepada Warga

Polsek Mauk Tangerang Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran Lahan kepada Warga

by Mulyadi
Senin, 10 Agustus 2026 11:57
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Polsek Mauk, Polresta Tangerang, menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada masyarakat di Jalan...

Cisadane Menghitam, DPRD Banten Soroti Lemahnya Pengawasan Industri di Tangerang

Cisadane Menghitam, DPRD Banten Soroti Lemahnya Pengawasan Industri di Tangerang

by Yusuf Permana
Senin, 10 Agustus 2026 11:51
0

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pencemaran Sungai Cisadane yang menyebabkan air berubah menjadi hitam pekat di wilayah Pakuhaji dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.